Mohon tunggu...
Funpol
Funpol Mohon Tunggu... Penulis - Penulis

Tumbuh dan Menggugah

Selanjutnya

Tutup

Kebijakan

Perusahaan PHK Puluhan Ribu Karyawan, Resesi, Ancaman Reflasi?

1 Desember 2022   17:54 Diperbarui: 1 Desember 2022   17:56 91
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Source: IDX Channel

Jika menilik dari pemberitaan beberapa minggu terakhir, tak sedikit perusahaan yang harus merumahkan karyawannya dalam jumlah besar. Kasus ini tidak hanya terjadi di Indonesia, namun juga secara global.
Fenomena ini juga dialami sejumlah perusahaan mendunia, seperti Facebook, Google dan Amazon. Tak luput perusahaan di Indonesia juga merumahkan karyawan demi efesiensi dan efektifitas perusahaan di tengah ekonomi yang tidak stabil.

Good News From Indonesia melansir artikel Corporate Finance Institute memaparkan, reflesi menjurus pada kebijakan fiskal bank sentral atau moneter dari pemerintah untuk meningkatkan transaksi ekonomi dan menghentikan deflasi.

Reflasi sebenarnya tidak begitu buruk untuk dilakukan. Keberhasilan reflasi bagi suatu negara bisa dilihat dari peningkatan jumlah uang yang beredar dan mengarah pada ekspansi ekonomi.

Namun, jika tidak dikelola dengna baik, reflasi justru berdampak pada pasokan uang yang berlebih dan membawa ekonomi hiperinflasi.

Apakah Indonesia Perlu?

Menteri Keuangan Sri Mulyani sebenarnya mengatakan jika perekonomian Indonesia saat ini masih kuat. Hal tersebut dilihat dari pertumbuhan ekonomi yang mampu mencapai target APBN 2023 sebesar 5,3 persen meski risiko penurunan meningkat.

Pada kuartal ketiga, ekonomi Indonesia tumbuh 5,72 persen. torehan positif ini didorong permintaan masyarakat. investasi, kinerja ekspor, dan belanja pemerintah.

Tak hanya itu, ekspansi perdagangan jasa, pertambangan dan harga komoditas pertanian atau jasa, dianggap masih cukup baik.

Jadi secara perhitungan matang dari Bu Menteri, Indonesia masih dalam kategori aman meskipun kondisi yang tidak menentu diharapkan untuk tetap hati-hati dan waspada.

Mohon tunggu...

Lihat Konten Kebijakan Selengkapnya
Lihat Kebijakan Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun