Mohon tunggu...
Ahmad Fuad Afdhal
Ahmad Fuad Afdhal Mohon Tunggu... Ph.D.

Pengamat isu sosial

Selanjutnya

Tutup

Olahraga Pilihan

Final Liga Champions 2016/2017: Juventus vs Real Madrid

29 Mei 2017   15:43 Diperbarui: 29 Mei 2017   16:11 936 1 1 Mohon Tunggu...

Dalam waktu kurang dari seminggu akan berlangsung pertarungan dua klub yang sangat kontras gaya bermainnya Juventus melawan Real Madrid. Pertandingan final yang akan berlangsung di kota Cardiff, Wales disebut-sebut sebagai pertandingan final yang ideal. Seperti diketahui di semifinal Juventus berhasil melumatkan tim muda usia yang penuh semangat dan bergelora, Monaco dalam dua pertandingan. Sementara itu, Real Madrid kembali menyingkirkan klub sekotanya, Atletico Madrid. Walau Real Madrid kalah di pertandingan kedua, namun karena menang di pertandingan pertama dengan selisih gol yang lebih baik maka Atletico Madrid kembali harus merelakan musuh bebuyutan yang penuh dengan pemain bintang, Real Madrid kembali maju ke final.

Juventus yang juara seri A dan kembali jadi juara seri A tahun kompetisi 2016/2017, keinginan untuk menjuarai Liga Champions sudah menjadi rahasia umum. Apalagi skuad tahun ini nyaris sempurna. Sebaliknya, Real Madrid sebagai klub yang paling banyak menjuarai Liga Champions, ingin menjadi juara kembali tahun ini  setelah tahun lalu menjuarai Liga Champions, juga bukan suatu keinginan yang mengada-ada. Skuad Real Madrid tahun ini yang boleh dikatakan sama dengan skuad tahun lalu ingin tetap mempertahankan hegemoni sebagai klub sepakbola tersukses di benua biru, Eropa.

Juventus dengan gaya bertahan sistem gerendel yang dikenal dengan Cattenaccio sejauh ini berhasil membuktikan sebagai tim yang lini belakangnya paling sulit dan paling jarang ditembus gawangnya. Tiga pemain belakang Barzagli-Bonucci-Chiellini ditambah penjaga gawang berpengalaman kelas Dunia, Guianluigi Buffon adalah jaminan mutu. Di pihak Real Madrid, sebagai tim tersubur di Liga Champions dengan trio penyerang Cristiano Ronaldo-Karim Benzema-Gareth Bale sangat eksplosif. Catatan bahwa Gareth Bale yang sudah agak lama cedera nampaknya akan digantikan oleh Isco yang tidak kurang eksplosifnya. Kontras tapi menarik, pertandingan antara Juventus vs Real Madrid, dua tim yang syarat dengan pemain bintang dan berpengalaman, pasti akan menegangkan.

Skuad:

Juventus yang nama lengkapnmya adalah Juventus  Football Calub S.p.A  adalah klub yang berpusat di kota Turin, Italia. Klub yang seragamnya salur hitam-putih ini didirikan pada 1897. Juventus adalah salah satu klub tersukses di Italia. Bahkan sudah 6 tahun berturut menjadi jawara Seri A.  Dengan pelatih Massimiliano Alegri, Juventus menjadi klub yang sangat disegani.

Klub yang mendapat julukan La Vecchia Signora atau Nyonya Tua sebagian sahamnya dimiliki oleh keluarga Agnelli selain oleh masyarakat. Tim Juventus sangat kuat dengan gaya Italianya terutama dalam  strategi bertahan. Hal lain, umumnya, pelatih Allegri cenderung memainkan formasi 3-4-2-1 seperti pada pertandingan kedua melawan Monaco. Formasi ini bisa menjadi 4-3-3 ketika menyerang. Tentu saja semua pemain di skuad Juventus sama pentingnya. Akan tetapi, akan sangat menarik jika kita lihat 4 pemain yang menjadi lini tengah Juventus. Mereka adalah dari kiri  ke kanan terdiri dari Dani Alvez-M. Pjanic-Samir Khedira-Alex Sandro. 

Di sini terlihat bahwa Allegri memasang Pjanic dan Khedira untuk memotong pasokan bola dari lawannya. Apalagi Khedira eks Real Madrid tahu betul tentang lini tengah Real Madrid. Sementara Dani Alvez  sebagai mantan pemain Barcelona sangat hafal dengan kebiasaan lini tengah Real Madrid.

Akan halnya lawan dari Juventus di final kali ini, Real Madrid juga suatu klub yang sukses. Bahkan paling sukses di Spanyol. Klub yang selalu membeli pemain-pemain bintang ini didirikan pada 1902. Klub dengan kostum putih-putih dijuluki  Los Blancos .  Klub yang berbasis di ibu kota Spanyol baru saja menjuarai La Liga 2016/2017 setelah menyingkirkan musuh bebuyutannya, Barcelona.

Sementara itu,  Zinedine Zidane sebagai pelatih Real Madrid dalam hal formasi cenderung akan formasi  4-3-1-2 seperti saat melawan Atletico Madrid di pertandingan kedua.  Ketiga lini tengah Real Madrid dari kiri adalah L. Modric-Casemiro-T. Kroos. Catatan khusus harus diberikan kepada Modric, gelandang yang tenang, dingin namun rajin dan punya pasokan-pasokan bola yang pas bagi para penyerang Real Madrid. 

Nampaknya dia akan dihentikan dulu oleh para lini tengah Juventus, khususnya oleh Alex Sandro. Namun demikian, Tony Kroos eks Bayern Munchen yang juga kolega Khedira di Bayern Muenchen dan tim Nasional Jerman juga sangat kuat dan ulet. Nampaknya dia akan bertemu dengan Dani Alvez atau M. Pjanic di setiap langkahnya.              

Pertarungan lini tengah buat banyak orang adalah pertarungan sebenarnya antara dua tim sepakbola yang bertarung. Tidak terkecuali antara Juventus dengan Real Madrid. Oleh karena itu Allegri maupun Zidane sangat berharap agar semua pemain lini tengah mereka bugar dan tidak ada yang yang cedera. Penonton yang mengharapkan duel bermutu ini pasti akan sangat menunggu para gladiator dari Juventus dan Real Madrid memperlihatkan semua kebolehan mereka.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
VIDEO PILIHAN