Mohon tunggu...
Frankincense
Frankincense Mohon Tunggu... flame of intuition

bukan pujangga yang pandai merangkai kata, hanya ingin menumpahkan inspirasi dengan literasi menguntai pena. Kata dapat memburu-buru kita untuk menyampaikan perasaan dan sensasi yang sebenarnya belum kita rasakan. Tetapi, kata juga bisa menggerakkan kita. Terkadang, kita tidak mengakui kebenaran sebelum mengucapkannya keras-keras. Salam hangat Kompasianers... Blog: franshare.blogspot.com Web: frame.simplesite.com

Selanjutnya

Tutup

Dongeng

Again | Atlantis Genesis at Indonesian

2 Februari 2018   05:39 Diperbarui: 2 Februari 2018   05:43 419 0 0 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Again | Atlantis Genesis at Indonesian
frame.simplesite.com

 

PROLOG

"Kamu telah terkutuk, dengan darah Adikmu yang Kamu bunuh menjerit dari tanah ini. Kamu harus mengusahakan tanah ini yang akan mempersulit Kamu dan menjadi seorang pengembara di bumi. Pergilah ke arah timur, dan bergabunglah dengan kehidupan yang telah ada di sana."

Suara Sang Pencipta menggelegar diiringi guntur musim semi bersahut-sahutan mendapati Cloth yang sedang meringkuk erat memeluk alat pertaniannya sambil menggigil ketakutan. Dengan bibir gemetaran, Cloth memberanikan diri bertanya;

"Jika Engkau memberi tempat di arah timur, apa mereka sedang menanti untuk membunuhku?"

Suaranya semakin lemah dan parau, sembari ia merambati jari-jemarinya ke dinding pintu gua untuk mencoba bangkit berdiri.

"Sekalipun tidak, maka aku akan menandaimu sebagai utusanku kepada mereka dan tidak akan membunuh kecuali keinginan pada keadaan itu sendiri, dan aku akan mengganjar tujuh kali lipat darimu."

Suara sang Pencipta mempertegas kewibawaannya dan kemudian menghilang bersama pusaran angin melesat ke atas bersamaan dengan sinar matahari kembali menusuk di sisa celah-celah awan mendung.

Pembunuhan pertama antar manusia akhirnya terjadi dalam sejarah, begitu cepat kutukan menjalar dari apa yang kembali menjadi tanda bahaya awal perabadan kehidupan manusia yang baru dimulai satu keturunan. Dampak yang diterima bukan saja manusia, tetapi sudah menyeluruh pada alam raya bumi yang akan menjadi masa depan manusia untuk berkembang bersama keabadian yang telah sirna. 

Semua bisa mendapat kelahiran dan kematian kapan saja. Alam mulai terbentuk rantai makanannya, semua mulai berada pada bentuk saling melindungi diri dari segala kemungkinan. Semua perasaan menjadi saling campur aduk. Padahal perabadan manusia baru dimulai, semua masa depan menjadi tanda tanya serta tanda seru yang akan saling berputar dari berbagai hasil dari perseteruan awal Bangsa Roh Proton dan Elektron yang akan berlanjut menjadi daya tarik-menarik pengaruh pada Bangsa Roh Neutron yang telah ditempatkan di bumi, untuk mengawali perabadan terkutuk mereka sebagai wujud nyata 'manusia'...

SE-BAB 1

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 5
  6. 6
  7. 7
  8. 8
  9. 9
  10. 10
  11. 11
  12. 12
  13. 13
  14. 14
  15. 15
  16. 16
  17. 17
  18. 18
  19. 19
VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x