Mohon tunggu...
Firyaal Safiinatunnajah
Firyaal Safiinatunnajah Mohon Tunggu... Mahasiswa - MAHASISWA

Mahasiswa KKN UNIVERSITAS INDONESIA 2021

Selanjutnya

Tutup

Ilmu Alam & Teknologi

KKN Tematik UPI: Hikmah Pembelajaran Daring Pada Sekolah Dasar

29 Juli 2021   19:09 Diperbarui: 29 Juli 2021   19:13 37 1 0 Mohon Tunggu...
Lihat foto
KKN Tematik UPI: Hikmah Pembelajaran Daring Pada Sekolah Dasar
SDN Tenjonagara | Sumedang 

Corona Virus Disease ataupun dapat diucap pula Covid- 19 merupakan sesuatu virus yang menggemparkan dunia serta jadi Pandemi. Virus yang ditemukan awal kali di kota Wuhan, Cina ini meluas dengan media antar manusia. Pandemi Covid- 19 sangat berakibat pada sistem pembelajaran di dunia ataupun di Indonesia. Pandemi Covid- 19 sudah mengganti sistem pembelajaran yang dimana proses pendidikan umumnya dicoba di dalam kelas dengan tatap muka berganti jadi pendidikan jarak jauh.
Pandemi Covid- 19 sudah membagikan cerminan atas kelangsungan dunia pembelajaran di masa depan lewat dorongan teknologi. Tetapi, teknologi senantiasa tidak bisa mengambil alih kedudukan guru, dosen, serta interaksi belajar antara pelajar serta pengajar karena bimbingan bukan cuma hanya mendapatkan pengetahuan namun pula tentang nilai, kerja sama, dan kompetensi. Suasana pandemi ini jadi tantangan tertentu untuk kreativitas tiap orang dalam memakai teknologi buat meningkatkan dunia pembelajaran. Demikian dikatakan Direktur Jenderal Pembelajaran Besar Kemendikbud, Nizam, pada kegiatan Medan International Conference on Energy and Sustainability, Selasa( 27/ 10).

Semacam apa pendidikan daring?

Bersumber pada Undang- Undang Akademi Besar No 12 Tahun 2012 Pasal 31 tentang Pembelajaran Besar kalau Pembelajaran Jarak Jauh( PJJ) merupakan proses belajar mengajar yang dicoba secara jarak jauh lewat pemakaian bermacam media komunikasi.

Bersumber pada Peraturan Menteri Pembelajaran serta Kebudayaan No 109 Tahun 2013 Pasal 2, tujuan PJJ merupakan buat membagikan layanan pembelajaran besar kepada kelompok warga yang tidak bisa menjajaki pembelajaran secara tatap muka, serta memperluas akses dan memudahkan layanan pembelajaran besar dalam pendidikan.

Pendidikan jarak jauh memanglah opsi yang pas pada masa pandemi buat memutus rantai penyebaran Covid- 19. Pendidikan jarak jauh bisa dicoba cocok dengan keahlian sekolah tiap- tiap. Pendidikan jarak jauh bisa memakai teknologi digital semacam google classroom, zoom, video conference, telepon serta yang lain.

Tidak hanya itu pula wajib dicoba pemantauan oleh guru pada dikala pemberian tugas lewat tim whatsapp sehingga siswa betul- betul mengerjakan. Hendak namun, dengan terdapatnya kebijakan ini banyak pihak yang belum siap dalam melakukan pendidikan jarak jauh.

Bukan cuma kesiapan serta sistem yang masih butuh dibenahi dari pendidikan jarak jauh ini, nyatanya masih banyak warga yang tidak dapat menjajaki aktivitas belajar lewat pendidikan jarak jauh sebab keterbatasan keahlian warga semacam tidak mempunyai fitur ataupun smartphone yang mendukung pendidikan jarak jauh. Tidak hanya itu terdapat keterbatasan dalam pendidikan jarak jauh ialah menimpa sinyal yang kadangkala kurang menunjang sehingga membatasi proses belajar.

Pada pendidikan jarak jauh masih terdapat sebagian guru yang cuma membagikan tugas tanpa diiringi uraian terlebih dulu menimpa modul yang diberikan. Sehingga proses belajar siswa hadapi hambatan sebab minimnya uraian hendak tugas yang diberikan.

Menurut ibu Wali kelas 1 SDN Tenjonagara "Dalam Pembelajaran daring ada hal positf yang bisa diambil, seperti Teknologi. Guru dan Orangtua yang asalnya tidak mengerti Teknologi pada saat ini harus dipaksakan untuk belajar juga mengenai teknologi karena untuk menunjang pembelajaran daring pada si anak. Juga kedekatan orangtua dengan siswa bisa lebih tau apa yang dibutuhkan oleh si anak, juga orangtua dengan guru lebih intens untuk berkomunikasi mengenai perkembangan si anak" ucapnya via Pesan Whatsapp.

Pandemi Covid- 19 membagikan akibat positif ini bisa memotivasi pembelajaran di Indonesia buat terus menggapai tujuan pembelajaran yang lebih maju.

1. Melek hendak teknologi

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
VIDEO PILIHAN