Mohon tunggu...
Dzulfikar
Dzulfikar Mohon Tunggu... Full Time Blogger - Content Creator

Blogger dan Content Creator. Member Kompasiana sejak Juni 2010. Aktif menulis di blog bangdzul.com dan vlog https://www.youtube.com/@bangdzul/

Selanjutnya

Tutup

Ramadan Pilihan

Menu Sahur Sehat Kaya Serat

13 Mei 2019   22:20 Diperbarui: 13 Mei 2019   22:30 40
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Bagikan ide kreativitasmu dalam bentuk konten di Kompasiana | Sumber gambar: Freepik

Jujur sejak kecil saya juga kurang suka sayur. Mungkin gara-gara itulah kedua anak saya jadi kurang suka sayur. Padahal, sayuran mengandung banyak vitamin dan serat untuk menjaga kesehatan pencernaan. 

Nah, ngomongin soal menu buka puasa sehat sebetulnya bukan masalah ribetnya. Penyajian amat tergantung dari perencanaan sejak awal. Contohnya beberapa orang sudah menyiapkan bumbu inti siap digunakan seperti bumbu merah, bumbu putih, dan bumbu kuning yang bisa digunakan untuk beragam masakan.

Dengan menggunakan tiga bumbu inti tersebut, durasi proses memasak bisa dipangkas hingga dua kali lebih cepat. Begitu juga dengan memilih menu yang sehat untuk buka puasa.

Memilih Makanan Sehat untuk Sahur

Rasanya kita semua sepakat bahwa makanan sehat itu adalah makanan yang tidak digoreng. Nah, jika memang Anda suka, sayuran kaya serat seperti brokoli dan wortel bisa disajikan dengan cara dikukus. 

Jika ingin melakukan variasi bisa memasak sayur bayam bening. Resep sayur bayam pun sangat sederhana. Bumbu yang dibutuhkan hanya bawang merah, garam, gula, temu kunci, dan tomat yang direbus hingga wangi dan matang. Barulah memasukkan bayam yang sudah dibersihkan dan dipisahkan dari batangnya beberapa menit saja.

Akan tetapi, Anda juga perlu berhati-hati. Makanan kaya serat ini tidak cocok jika dihangatkan kembali. Jadi, memang sangat disarankan untuk sekali masak langsung santap sampai tandas. Beberapa sumber menyebutkan jangan sampai memanaskan sayur bayam yang sudah lebih dari lima jam. Pasalnya akan ada perubahan kandungan yang justru membahayakan bagi tubuh. 

Jadi, kita juga perlu hati-hati dalam memperlakukan makanan. Jika cara mengolahnya salah, justru tubuh kita yang harus menanggung akibatnya. Sayuran-sayuran berkuah bening lebih disarankan dijadikan menu sahur. Selain resepnya yang sederhana, memasknya juga sangat praktis. Asalkan bahan-bahan mentahnya sudah disiapkan sejak dari malam sebelumnya. Jadi, pada saat sahur tinggal dimasak saja.

Sayuran kaya serat/pixabay.com
Sayuran kaya serat/pixabay.com

Buah dan Sayuran Kaya Serat

Selain sayuran kaya serat, buah-buahan kaya serat juga bisa menunjang kebutuhan tubuh serta meningkatkan stamina selama bulan puasa. Beberapa buah yang kaya serta seperti alpukat, pir, apel dan pisang.

Menurut Hellosehat.com setiap orang membutuhkan serta setidaknya 30-38 gram per hari. Nah, kandungan tersebut bisa didapatkan dari sayuran dan buah-buahan. Serat juga bermanfaat karena perut akan merasa kenyang. Makanan kaya serat memang membutuhkan proses yang lebih lama dicerna. Efek merasa kenyang lebih lama inilah yang akan membantu Anda bertahan berpuasa seharian meski harus tetap beraktivitas.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Ramadan Selengkapnya
Lihat Ramadan Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun