Mohon tunggu...
Efwe
Efwe Mohon Tunggu... Administrasi - Officer yang Menulis

Penikmat Aksara, Ekonomi, Politik, dan Budaya

Selanjutnya

Tutup

Kebijakan Pilihan

Antara Sandiaga Uno, Bahlil Lahadalia atau Rosan Roeslani yang Akan Menjadi Bos Kementerian Investasi Bentukan Jokowi?

14 April 2021   07:18 Diperbarui: 14 April 2021   08:43 2345
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Bagikan ide kreativitasmu dalam bentuk konten di Kompasiana | Sumber gambar: Freepik

Keinginan Presiden Jokowi untuk merubah Nomenklatur Kementerian di Kabinetnya sudah mendapat lampu hijau dari Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR-RI).

Terdapat satu kementerian baru yakni Kementerian Investasi dan menggabungkan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dengan Kementerian Riset dan Teknologi menjadi Kemendikbud dan Ristek.

Konsekuensi pasti dari perubahan nomenklatur kementerian ini adalah kocok ulang personalia yang terdapat dalam kabinet.

Tinggal pertanyaan siapa yang akan mengisi pos di Kementerian Investasi dan apakah Nadiem  Makarim akan tetap menjadi bos di Kemendikbud, atau digantikan oleh Bambang Brodjonegoro yang saat ini menjadi Menristek.

Bisa juga terjadi kocok ulang atau reshuffle secara lebih luas, artinya akan ada pergeseran personalia tak hanya terbatas pada 'government action' tersebut.

Karena bisa jadi untuk mengisi posisi di Kementerian Investasi, Jokowi akan menunjuk Sandiaga Salahudin Uno misalnya untuk menjadi Menteri di pos tersebut.

Meskipun santer terdengar sih, Bahlil Lahadalia -lah yang akan menduduki kursi Menteri Investasi tersebut, sejalan dengan tugasnya saat ini yang menjadi Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM).

Atau bisa jadi 'coming from behind', Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri Indonesia yang sebentar lagi masa jabatannya akan berakhir, Roslan Roeslani  yang akan menduduki bos di Kementerian yang baru saja terbentuk itu.

Kenapa nama Sandiaga Uno jadi ramai diperbincangkan untuk mengisi kursi di Kementerian Investasi?

Jika mengacu pada sejumlah kriteria sosok yang dibutuhkan Presiden Jokowi untuk calon pemimpin kementerian baru ini.

Seperti yang diungkapkan oleh Tenaga Ahli Kantor Staf Presiden (KSP) Donny Gahral Adian yang paling penting calon menteri tersebut harus memiliki jejaring bisnis yang luas.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
Mohon tunggu...

Lihat Konten Kebijakan Selengkapnya
Lihat Kebijakan Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun