Mohon tunggu...
Fery Widiatmoko
Fery Widiatmoko Mohon Tunggu... Analyst

Penikmat Aksara, Ekonomi, Politik, dan Budaya

Selanjutnya

Tutup

Viral Pilihan

Harun Yahya Sempat Dipuja di Indonesia, Kini Dihukum 1.075Tahun karena Kejahatan Seksual

12 Januari 2021   10:05 Diperbarui: 13 Januari 2021   09:30 6112 69 19 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Harun Yahya Sempat Dipuja di Indonesia, Kini Dihukum 1.075Tahun karena Kejahatan Seksual
Haberturk.com

Ia dikenal sebagai seorang pendakwah, ilmuwan, dan cendikiawan muslim asal Turki dengan pemikiran-pemikian kontroversialnya yang mengaitkan kebesaran Tuhan dengan alam semesta dan ilmu pengetahuan.

Adnan Oktar kemudian menerbitkan puluhan buku dan film dokumenter mengenai keajaiban penciptaan manusia, alam semesta, dan ilmu pengetahuan dengan menggunakan nama pena Harun Yahya.

Nama ini ia ambil dari gabungan nama dua Nabi, Nabi Harun dan Nabi Yahya. Dengan nama inilah namanya mulai dikenal dunia.

Karya-karyanya tersebut ia klaim berdasarkan penelitian yang dilakukan cukup mendalam. Di Indonesia namanya cukup harum lantaran ia mampu merasionalisasi tafsir agama Islam melalui pendekatan sains yang sebenarnya hanya pseudo sains saja.

Apalagi cara penyajian dakwahnya dengan menggunakan audiovisual cukup keren  menjadi daya tarik tambahan yang membuat sebagian umat muslim Indonesia cukup terpukau, sehingga beberapa di antaranya kerap menjadikan dakwah Yahya yang videonya banyak bertebaran di platform medsos Youtube ini sebagai rujukan dan bahan pembelajaran dalam holaqoh-holaqoh yang mereka selenggarakan.

Menurut sejumlah penelitian sederhana yang saya lakukan dengan menelusurinya lewat Google search, mereka yang kerap menjadikan  pemikian Adnan Oktar ini sebagai rujukan adalah mereka yang dekat dengan PKS dan berbagai afiliasinya.

Tidak percaya silahkan saja ketik di Google "PKS Harun Yahya" disana banyak bertebaran justifikasi berupa tulisan atau video dakwah dari mereka yang mengagungkan pemikiran Adnan Oktar ini.

Yang paling fenomenal dan membuat Oktar terkenal adalah pemikirannya yang menentang habis-habisan teori Darwin, yang banyak dikutip oleh sejumlah pendakwah di Indonesia.

Pseudosains kreasi Oktar ini dianggap oleh sebagian umat muslim sebagai narasi yang shahih untuk melawan teori-teori ilmu pengetahuan yang telah mapan dan nyata terverifikasi sejak lama.

Untuk menemukan sebuah teori dalam sains, tentu saja membutuhkan waktu yang panjang, dengan berbagai penelitian yang kemudian melahirkan argumentasi terkait teori-teori tersebut.

Kemudian antitesis teori tersebut akan muncul dari pihak lain sehingga kemudian akan saling membantah. Siapa yang kuat metodologi, data, argumentasi dan fakta tentunya bakal bertahan lama sebagai sebuah teori dalam ilmu pengetahuan.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x