Mohon tunggu...
Ahmad Fauzi Manik
Ahmad Fauzi Manik Mohon Tunggu... Lainnya - Sumatera Utara

Jurnalis yang coba mengabarkan Sumatera Utara di Kompasiana

Selanjutnya

Tutup

Hukum

Pohon Tumbang Bisakah Kita Menuntut Pertanggungjawaban - Bertanya ke Pakar Hukum

29 Juni 2021   05:51 Diperbarui: 29 Juni 2021   05:57 628
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Gambar Pohon saat belum tumbang dan lokasi peristiwa tersebut (Screenshot Google Maps)

Pasca tumbangnya pohon di depan RSUP Adam Malik Medan, yang menyebabkan 2 korban tewas, pada Senin (28/6/2021) kemarin, maka saya mencoba melihat kondisi TKP  dengan bantuan penginderaan Google Maps.Kemudian setelah berusaha mengidentifikasi berbagai hal, maka saya menarik beberapa kesimpulan, berdasarkan analisa sederhana yang dilakukan. Namun sebelum melakukan analisa saya tentu harus terlebih dahulu mencari sumber referensi terkait apa saja yang menjadi penyebab tumbang nya sebuah pohon.

Pohon tumbang menewaskan 2 orang (Istimewa)
Pohon tumbang menewaskan 2 orang (Istimewa)

https://www.kompasiana.com/fauzimanik/60d9ce1206310e636b6e04a2/pohon-tumbang-timpa-angkot-2-tewas-di-medan

Gambar Pohon saat belum tumbang dan lokasi peristiwa tersebut (Screenshot Google Maps)
Gambar Pohon saat belum tumbang dan lokasi peristiwa tersebut (Screenshot Google Maps)
Dari laman Institut Teknologi Sepuluh November Surabaya (ITS) Saya mendapat keterangan tentang beberapa penyebab pohon tumbang, antara lain yaitu :
- Pohon sudah tua, dan sudah tidak dapat tumbuh lagi
 - Keropos di bagian tengahnya, dimakan rayap, dan
- Batang-cabangnya mulai mengering
- Penanaman awal bukan bibit, namun stek, sehingga akar berkembang ke samping
pohon sudah miring dan mulai ada retakan di sekeliling pohon.

Kemudian dari keterangan  Kepala UPT Penghijauan dan Pemeliharaan Pohon DPKP3 Kota Bandung Roslina yang dikutip dari sebuah media siber mengatakan faktor nutrisi pohon yang kurang memadai juga dapat menyebabkan patahnya batang atau dahan pohon.

Salah satu elemen penting  yang mempengaruhi kecukupan nutrisi untuk pohon ialah adanya ruang kosong atau blumbak disekitar bagian pangkal pohon untuk tempat masuknya air ataupun nutrisi ke dalam tanah yang nantinya akan diserap oleh akar pohon.

Karena itu jika Blumbak tidak diperhatikan maka pohon dikhawatirkan tidak akan  berdiri kokoh alias rentan tumbang jika dipicu oleh faktor eksternal seperti hujan dan angin.


"

Kondisi Blumbak Pohon di depan RSUP Adam Malik Medan, yang tumbang Senin (28/6/2021) kemarin (Screenshot Google Maps)
Kondisi Blumbak Pohon di depan RSUP Adam Malik Medan, yang tumbang Senin (28/6/2021) kemarin (Screenshot Google Maps)
"Sebenarnya kalau umur tua tidak signifikan. Yang penting adalah akar. Kalau akarnya tumbuh sempurna dan sehat, aman. Kalau misalnya pohon ramping, tapi di bawahnya di trotoar ditembok atau diikat, itu yang kami waspadai karena biasanya dia tidak dapat sumber air, kekurangan nutrisi dari daun-daun yang berguguran," ujar Roslina.  

Dia menjelaskan setiap akar pohon membutuhkan ruang supaya cabang-cabang akar dapat menyerap nutrisi sesuai kebutuhan. Jika ruangnya terlalu sempit, batang pohon jadi lebih rentan patah sehingga angin kencang dapat memicu tumbang.

Minimal ada ruang, atau istilahnya blumbak, yakni kotak untuk bagian pangkal pohon untuk ruang pemupukan yang bisa dikasih air sehingga akar bisa (tumbuh) sempurna. Kalau tertutup, sumber nutrisinya dari mana, belum lagi terpotong drainase dan dis mailingnya aspal. Jadi akarnya tertahan tidak sempurna," jelasnya.

Dari hasil refrensi diatas saya menduga tumbangnya pohon di depan RSUP Adam Malik disebabkan kondisi Blumbak yang kurang memadai. Karena itu tindakan abai dari pihak-pihak yang terkait harus dikritisi oleh berbagai elemen masyarakat. Tujuannya agar tata kelola (apa saja pun) di negeri kita ini dapat semakin baik.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Hukum Selengkapnya
Lihat Hukum Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun