Mohon tunggu...
Siti Fatmawati
Siti Fatmawati Mohon Tunggu... Mahasiswa - mahasiswa

Menulis dan menuangakan isi pikiran

Selanjutnya

Tutup

Ilmu Sosbud

Generasi Sehat Indonesia Maju

1 Desember 2022   11:37 Diperbarui: 1 Desember 2022   12:00 52
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Ilmu Sosbud dan Agama. Sumber ilustrasi: PEXELS

Hari Kesehatan Nasional diperingati pada tanggal 12 November setiap tahunnya. Dies Natalis ke-55 tahun ini, mengangkat tema "Generasi Sehat Indonesia Unggul". pelantikan Kabinet Indonesia Maju 2020-2024, bahwa perhatian pemerintah dalam lima tahun ke depan diprioritaskan pada pembangunan sumber daya manusia. "JKN dan stunting merupakan dua masalah kesehatan utama yang harus dibenahi dalam rangka membangun SDM yang berkualitas. Sementara itu, ada dua masalah kesehatan tambahan yang perlu dibenahi, yakni mahalnya harga obat dan alat kesehatan serta rendahnya penggunaan alat kesehatan buatan Amerika Serikat. Menkes Terawan menyatakan, "Ini Hal-hal tersebut akan menjadi fokus perhatian kita agar segera dicarikan solusinya.

"Kinerja kabinet sebelumnya telah menghasilkan sejumlah keberhasilan di bidang kesehatan dan SDM. pembangunan, yang dibuktikan dengan peningkatan tahunan dalam Indeks Pembangunan Manusia Indonesia, yang mencakup pengukuran Harapan Hidup. Hasil yang lebih baik telah dicapai melalui penerapan isu-isu strategis, seperti penurunan angka stunting, peningkatan cakupan vaksinasi, dan keberhasilan pengendalian infeksi oleh menurunkan angka TB. Menkes menyatakan, 

"Terima kasih, angka stunting turun hampir 10% dalam lima tahun."JKN atau Jaminan Kesehatan Nasional sudah beroperasi penuh. Meningkatnya penggunaan JKN menjadi bukti bahwa penduduk Indonesia benar-benar membutuhkannya, meskipun ada kesulitan besar yang dihadapi dalam implementasinya. Oleh karena itu, penting untuk melacak pengaturan tentang metode yang paling mahir untuk mengatasi masalah yang saat ini sedang dicari dalam bekerja dengan masyarakat umum untuk sampai ke kesejahteraan yang lebih dan tidak memihak. Pembangunan kesehatan telah memperjuangkan tiga pilar selama lima tahun masa kerja Indonesia Kabinet 2015-2019, yaitu paradigma sehat; peningkatan ketersediaan pelayanan medis; dan biaya yang terkait dengan Jaminan Kesehatan Nasional. Kegiatan promotif dan preventif digunakan untuk menjalankan tiga pilar tersebut. 

Beberapa program kesehatan unggulan, seperti Germas yang merupakan singkatan dari "Gerakan Masyarakat Hidup Sehat", PIS-PK yang merupakan singkatan dari "Program Indonesia Sehat dengan Pendekatan Keluarga", dan NS yang merupakan singkatan dari "Nusantara Sehat", merupakan contoh dari program-program ini.

Menkes kali ini meminta pembangunan kesehatan daerah dan pemanfaatan anggaran dilakukan dan dikelola dengan baik, dengan prosedur monitoring dan evaluasi yang ketat, akuntabel, dan transparan. Hari Kesehatan Nasional berfungsi sebagai dorongan untuk menumbuhkembangkan generasi sehat yang didorong oleh keinginan untuk memajukan bangsa.

Sesuai amanat Presiden, Menkes meminta kerjasama dalam upaya inovasi percepatan pembangunan kesehatan tanpa melanggar ketentuan yang berlaku. SDM sejati yang dibentuk oleh Presiden dan oleh kita semua," kata Pendeta Kesejahteraan. Pada Peringatan HKN ke-55 ini, penghormatan dan penghargaan diberikan kepada para petugas kesehatan di seluruh lapisan masyarakat dan seluruh pelosok tanah air yang telah bekerjasama memperjuangkan kesehatan. pembangunan dan Generasi Unggul Sehat Indonesia. 

Menkes menyatakan, "Kami berharap agar Generasi Sehat yang kita perjuangkan bersama dapat menjadi SDM unggul yang akan mengisi 100 tahun kemerdekaan Indonesia pada tahun 2045, yang bertepatan dengan bonus demografi menjadikan Indonesia negara yang maju, sejahtera, dan sejahtera." Generasi ini akan bertanggung jawab untuk mewujudkan kemerdekaan Indonesia pada tahun 2045. Jika sumber daya manusia Indonesia tidak sehat, negara tidak akan mampu menjadi kuat. Informasikan dan ingatkan kepada teman, keluarga, dan kerabat lainnya untuk selalu hidup sehat. Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Prof. Dr. dr., menyatakan, "Berilah anak-anak kita makanan yang baik agar anak kita tumbuh menjadi generasi yang sehat dan cerdas."Nila Farid Moeloek, Sp.M(K) di Parkir Timur Senayan Jakarta pada 18 November di sela-sela puncak peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-54 tahun 2018. Subtema "Ayo Hidup Sehat, Berawal dari Kita" ditambahkan pada tema "Aku Cinta Kesehatan" dalam HKN ke-54 pada tahun 2018.Menteri Kesehatan Nila Moeloek menyatakan saat ini kesehatan masyarakat Indonesia ditentukan oleh sehatnya inti terkecil yaitu individu yang tergabung dalam satu keluarga. Ia menegaskan bahwa pengetahuan dan kesadaran akan pentingnya kesehatan adalah kedua fa faktor yang dapat mempengaruhi derajat kesehatan masyarakat.

Nila Moeloek, Menteri Kesehatan, mengklaim bahwa orang Indonesia saat ini lebih sakit daripada sehat. Padahal, kita berharap tidak lebih dari 20% penduduk kita yang sakit. Ini menandakan ada yang tidak beres dengan rutinitas sehari-hari masyarakat kita. Dalam masyarakat Indonesia, perlu didorong pilihan gaya hidup yang lebih sehat. Menurut rekomendasi Organisasi Kesehatan Dunia, hanya 5% penduduk Indonesia yang cukup mengonsumsi buah dan sayur, atau lima porsi per hari, menurut data hasil Riskesdas tahun 2018. 

Membiasakan diri dengan aktivitas fisik secara teratur perlu ditingkatkan juga, karena hanya 33,5 persen orang yang berusia di atas 10 tahun yang rutin berolahraga selama 30 menit setiap hari. Kondisi ini diperparah dengan meningkatnya perilaku merokok di kalangan anak muda dari 7,2% (2013) menjadi 9,1%. (2018). Oleh karena itu, peningkatan kejadian penyakit tidak menular seperti hipertensi, diabetes melitus, penyakit jantung koroner, dan stroke tidak mengherankan. Oleh karena itu, Menteri Kesehatan Nila Moeloek sangat berharap agar kesehatan diakui sebagai kebutuhan mendasar yang harus dipenuhi oleh setiap orang pada HKN ke-54 tahun 2018. Kesehatan tidak bisa berdiri sendiri; itu membutuhkan bantuan dari sektor lain."

Menteri Kesehatan Nila Moeloek menyatakan bahwa meskipun kesehatan bukanlah segalanya, segalanya akan menjadi tidak berarti tanpa kesehatan." Menkes meyakini salah satunya, Inpres No.Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS). ) UU 2017 dapat diterapkan dalam situasi apa pun. GERMAS pada hakekatnya adalah strategi di mana semua pelaku pembangunan---pemerintah dan swasta---bekerja sama, berkolaborasi, dan berintegrasi untuk memandang kesehatan sebagai investasi dalam produktivitas dan kualitas hidup suatu bangsa.

Mohon tunggu...

Lihat Konten Ilmu Sosbud Selengkapnya
Lihat Ilmu Sosbud Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun