Mohon tunggu...
fateemacholis
fateemacholis Mohon Tunggu... Guru - Menghabiskan waktu dengan mengajar dan belajar. Menyukai kedamaian dan secangkir coklat hangat☕

Mendampingi perintah "Bacalah!" Dengan bacaan. Memperpanjang umur dengan tulisan. Dan menjaga kewarasan dengan goresan.

Selanjutnya

Tutup

Puisi Pilihan

Puisi: Aku, Kamu, dan Cinta

12 Mei 2024   04:15 Diperbarui: 12 Mei 2024   07:25 91
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Ilustrasi Mencintai Diri Sendiri oleh Manny Lamiel

Dunia diciptakan atas dasar cinta dan kau lahir darinya.Meskipun terombang-ambing pada jembatan rapuh, kaki pincang mu tetap menemukan pijakan tuk berlabuh. Kamu selalu hidup dalam kasihnya. Meski dalam sumpah serapah yang tak ada habisnya 

Dunia dan kamu diciptakan atas dasar cinta. Aku percaya, seperti halnya bintang yang menyinari malam tanpa bersapa dengan sang Surya. Ketiadaan bukan karena menghilang, karena yang tidak terlihat netra hanya karena ia terhalang

Catatan 2020_Meniti Jati Diri 

“Kamu layak untuk dicintai”


Mohon tunggu...

Lihat Konten Puisi Selengkapnya
Lihat Puisi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun