Mohon tunggu...
Fatima Aulia Khairani
Fatima Aulia Khairani Mohon Tunggu... Seorang ibu dan dokter spesialis kulit dan kelamin, yang selalu berkhayal dan bermimpi menjadi penulis.

Those who wish to sing, will always find a song. Those who wish to dream, will always find a way. IG: @drfatimauliaspdv @fatimauliakhairani

Selanjutnya

Tutup

Kesehatan Pilihan

Pakai Masker Selama Pandemi, Kulit Jadi Jerawatan

7 Agustus 2020   20:00 Diperbarui: 7 Agustus 2020   20:02 75 7 0 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Pakai Masker Selama Pandemi, Kulit Jadi Jerawatan
Dokternya juga jerawatan, hahaha! (dok. pribadi)

Pemakaian masker selama pandemi merupakan suatu kewajiban, demi menghindari penularan virus Covid-19. Sayangnya, efek pemakaian masker setiap hari adalah timbulnya jerawat terutama pada daerah yang tertutup masker, yaitu hidung, pipi, dan dagu.

Ini diakibatkan karena pada daerah yang tertutup terjadi peningkatan suhu, kelembapan, juga produksi keringat. Peningkatan suhu juga memicu sekresi sebum oleh kelenjar minyak, sehingga memicu jerawat bermunculan deh!

Hiks, jadi gimana dong! Untungnya pake masker, jadi ketutup jerawatnya! Loh? :)

Tenang, sebenarnya ada triknya kok biar jerawat gak semakin merebak setelah pemakaian masker.

1. Gunakan makeup seminimal mungkin. Saran saya, cukup gunakan tabir surya. Mengapa? Semakin tebal makeup yang digunakan, maka tentunya semakin meningkatkan risiko penyumbatan pada pori. Ditambah suhu dan kelembapan yang meningkat pada daerah yang tertutup masker, walah, bukannya tambah kinclong, jerawat malah makin berhamburan! 

Bila ingin menggunakan makeup, cukup fokuskan di bagian mata saja biar tampak segar. Toh wajah kita juga gak terlihat kan? Hehe.

2. Pilih bahan masker dengan bijak. Bila menggunakan masker kain, hindari masker dengan bahan nylon, polyester, atau rayon. Sebaiknya pakai yang berbahan dasar cotton. Bila kulit anda termasuk sensitif dan mudah gatal, hindari masker yang permukaannya kasar, atau banyak pernak-pernik yang justru dapat memicu rasa gatal maupun iritasi.

3. Beri waktu kulit untuk "bernafas". Setelah pemakaian masker selama 3 atau 4 jam, atau bila kulit anda mulai terasa lengket dan panas, sebaiknya buka masker, istirahatkan kulit selama kurang lebih 15 menit. Tentu saja, lepas di tempat yang aman ya! Misalnya ketika sendiri di toilet, di mobil, atau di tempat terbuka yang jauh dari orang. Setelah itu, ganti masker dengan masker yang baru.

4. Selalu bersihkan wajah setelah menggunakan masker. Kemudian oleskan pelembap pada seluruh wajah, sesuai dengan tipe kulit. Bila anda sedang dalam perawatan dokter kulit, tetap lanjutkan perawatan sesuai intruksi dokter.

5. JANGAN LUPA MINUM AIR PUTIH! Ini sangat penting, karena biasanya dengan menggunakan masker, kita suka "malas" minum karena merasa ribet harus buka tutup masker. Padahal minum air putih sangat penting agar kulit tetap terjaga hidrasinya dengan baik.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x