Mohon tunggu...
Fath WS Siti Fatonah
Fath WS Siti Fatonah Mohon Tunggu... pegawai negeri -

Menulis merupakan hobi dan kebiasaan sejak kecil, Membaca puisi merupakan bagian hidup.

Selanjutnya

Tutup

Puisi

Puisi Fath WS Tentang Hujan

19 Juni 2012   03:04 Diperbarui: 25 Juni 2015   03:48 70
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Puisi. Sumber ilustrasi: PEXELS/icon0.com

ALMANAK HUJAN
Fath WS

Awan
lihatlah bumi kami
tumpah ruah air hingga cadas dan bebatuan menggigil
jiwa ini menciut kehilangan akal
karena tangan-tangan kami telah rakus mencabik alur hujan yang kau lahirkan

awan,
ijinkan kami berangan
engkau tak kan binal mencerca kami
mengirim hujan
menggandeng badai
mencumbui kami

hujan
pada musimmu
sejenak jiwa kami teduh
ketika gemulai menyapa kami

namun hujan
saat gairahmu menderu
berbagai menu menjejal kami
tak lagi suka kami dapati
tinggalah pilu selimuti bumi

ya Robb,
ketika bumi kesakitan
walau tak semua tangan kami suci
jangan biarkan hujan menyayat jiwa-jiwa kami yang berselimut pilu.

Lembah Tidar, 27 Mei 2012

---------------------------------------

JEJAK HUJAN
Fath WS

tergesa
hujan tinggalkan pematang
menyisakan kenangan
nyanyian petani

tanpa cumbumu
bumiku merekah
memola
bagai sketsa kemurungan

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Puisi Selengkapnya
Lihat Puisi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun