Mohon tunggu...
Farianty Gunawan
Farianty Gunawan Mohon Tunggu... Lainnya - Smart Traveller, Travel Consultant, Christian-Holyland Expert, Happy Baking Learner,

A wife for best husband and a mother of wonderful best two grown up daugther and son. Being in Travel Industry since 1992. Love to learn the new right things. Pray first and do the best

Selanjutnya

Tutup

Trip Artikel Utama

Fujiyama dalam Kenangan: Banyak yang Berhasil, Tidak Sedikit yang Gagal

3 Februari 2021   19:24 Diperbarui: 8 Februari 2021   21:52 3682
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Batuan gunung berapi tajam dan besar. Rantai besi mencegah pengunjung agar berada di jalur yang benar. Sumber : koleksi pribadi

Dari 6th ke 8th ada beberapa warung menjual oksigen dan minuman serta mie instan juga ada toilet berbayar (¥200-300) dengan persediaan air yang cukup minim.

Dari 7th station, “wet point” gerimis dan kadang angin dingin bergantian tiada henti menemani sampai 8th Station di mana ada Taishikan Hut di ketinggian 3100m altitude high. 

Medan pendakian dari 7th ke 8th juga semakin terjal, berbatuan gunung berapi yang tajam dan ada beberapa tempat curam yang dibatasi rantai sehingga pendaki harus bergantian untuk melewati jalur itu. Saya sempat membeli tabung oksigen kecil di sini karena hanya bisa bernapas pendek tapi tidak pusing.

Menghirup oksigen murni di 7th station. Sumber : koleksi pribadi
Menghirup oksigen murni di 7th station. Sumber : koleksi pribadi

Total Lama Perjalanan mendaki dari 5th sampai 8th  kami tempuh dalam waktu 5 jam (08.00-13.00)

Dengan bawaan yang cukup berat, kurang olah raga dan sudah lama tidak latihan naik gunung, mengakibatkan lutut sakit dan menjalar ke panggul dan tarikan napas yang pendek membuat kami memutuskan untuk berhenti di “Taishikan-8th station” / pada ketinggian 3,100m dari total ketinggian Mt. Fuji 3,778m (masih ada jarak sekitra 2,4 km/175 menit lagi menuju Puncak Fujiyama).

Di depan salah satu penginapan di 8th station. Sumber : koleksi pribadi
Di depan salah satu penginapan di 8th station. Sumber : koleksi pribadi

Sebenarnya di 8th station tersedia cukup banyak penginapan tapi pertimbangan kami adalah:

  1. Tiket bus dari Kawaguchiko ke Tokyo yang sudah dibeli untuk jadwal malam hari di tanggal itu pasti hangus.
  2. Belum melakukan pemesanan penginapan di 8th station padahal musim pendakian adalah peak season untuk semua penginapan di lereng Gunung Fuji dan biaya sewanya cukup mahal bagi kami.

8th station. Sumber : koleksi pribadi
8th station. Sumber : koleksi pribadi

Dengan berat hati, kami memutuskan untuk turun gunung pada pukul 13.15  dan setelah beberapa lama kami turun….

Tak lama kemudian, kami bertemu dengan dua orang pendaki (Ayah dan anak) yang berasal dari negara Eropa yang dapat berkomunikasi dengan Bahasa Inggris. Mereka menyapa kami dan menanyakan medan yang sudah kami tempuh karena mereka berencana untuk memutuskan turun gunung juga, dan secara tidak sengaja ketika membaca peta, mereka tersadar dan bertanya, kalau menurut peta yang mereka pegang, jalur turun itu tidak sama dengan jalur naik. 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 5
  6. 6
Mohon tunggu...

Lihat Konten Trip Selengkapnya
Lihat Trip Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun