Mohon tunggu...
Faqih Ma arif
Faqih Ma arif Mohon Tunggu... Dosen - Civil Engineering: Discrete Element | Engineering Mechanics | Finite Element Method | Material Engineering | Structural Engineering |

Beijing University of Aeronautics and Astronautics | 601B号房间 | 1号楼, 外国留学生宿舍 | 北京航空航天大学 | 北京市海淀区学院路 | 37學院路, 邮编 |100083 |

Selanjutnya

Tutup

Inovasi Artikel Utama

Dilema Berita Hoaks Virus Corona, dari Presiden, Rumah Sakit, hingga TKA Jadi Sasarannya

31 Januari 2020   08:09 Diperbarui: 2 Februari 2020   06:12 865
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Klarifikasi hoax | LapIsuHoaxKominfo
Klarifikasi hoax | LapIsuHoaxKominfo

Berdasarkan telusur yang dilakukan oleh keminfo dan tribun, berikut jawaban dari etika dikonfirmasi Kepala Bidang Pencegahan Pengendalian Penyakit Dinkes Kota Palembang, dr. Hj. Fauziah, M.Kes mengatakan bahwa berita tersebut adalah hoaks.

"Itu hoaks, jangan dipercaya," jelasnya. Ia menghimbau agar masyarakat tidak perlu cemas dan resah atas berita tersebut.

Yudiansyah | Intens.news
Yudiansyah | Intens.news

Intens.news, Kepala Dinas Kesehatan Kota Palembang, Litezia meminta warga untuk bijak dalam menyampaikan informasi dalam menyebarluaskan adanya warga Palembang yang terkena virus Corona. 

Menurutnya, pesan yang beredar tersebut dipastikan hoaks. Karena sampai saat ini tidak ada warga Palembang yang menderita penyakit Corona.

"Ada pesan di WhatsApp secara berantai yang mengatas namakan kepala Dinkes serta kepala bidang pencegahan pengendalian penyakit menyebarkan isu yang tidak benar cenderung merasahkan warga Palembang," kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Palembang, Letizia, saat dikonfirmasi, Selasa (28/01/2020).

Klarifikasi hoax | tribunsumsel.com/Hidayatun
Klarifikasi hoax | tribunsumsel.com/Hidayatun

Korban Meninggal di Wuhan Akibat Virus Corona Mencapai Sepuluh Ribu Orang
Dilansir dari laporan kominfo, ada sebuah akun youtube yang menyampaikan tentang video suasana rumah sakit di Wuhan, China, pada 26 Januari 2020. Disampaikan juga dalam video tersebut bahwa korban meninggal akibat virus corona telah mencapai lebih dari seribu orang dan tidak terurus.

Hoax di salah satu akun youtube | LapIsuHoaxKominfo
Hoax di salah satu akun youtube | LapIsuHoaxKominfo
Jika kita akan memeriksa tentang data aktual jumlah korban terdampak virus dapat diakses melalui alamat [1]. Sebagai catatan, hingga hari ini 31 Januari 2020 jumlah korban 6.165 dengan korban meninggal 133 dan korban pulih 126 jiwa.

Jumlah korban tersebut terbanyak berada di daratan China dengan 6.165 jiwa, jumlah ini terus naik dari hari ke hari yang peningkatannya sekitar 1000 jiwa.

Klarifikasi hoax |cekfakta.tempo.co
Klarifikasi hoax |cekfakta.tempo.co

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 5
  6. 6
  7. 7
  8. 8
  9. 9
Mohon tunggu...

Lihat Konten Inovasi Selengkapnya
Lihat Inovasi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun