Mohon tunggu...
Fajar Novriansyah
Fajar Novriansyah Mohon Tunggu... Administrasi - Pekerja biasa

sesungguhnya kekayaan Allah itu nyata, mari menulis lagi, makin banyak baca makin banyak tahu,

Selanjutnya

Tutup

Puisi

Part Satu: Hitam

21 Januari 2022   20:29 Diperbarui: 21 Januari 2022   20:33 102 22 2
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Lihat foto
Puisi. Sumber ilustrasi: PEXELS/icon0.com

Senja yang datang terlambat tidak pernah menyalahkan pagi yang hadir selalu tepat waktu.

Embun yang kini beku dan tidak mencair,lagi hujan yang berlumpur tidak pernah memerangi cuaca yang labil

Tuan tanah tak perlu memberi patok lahan yang sudah dia miliki sertifikatnya, pun jika longsor tetap lahannya

Dan para pemilik rumah tak perlu watir karena atap rimbun tetap melindungi dari badai yang menerjang

 

Sama seperti kamu yang akhirnya pergi dan membangun rahmat dengan yang lain

Dan sama seperti aku yang melukis tentang masa depan dengan yang datang kemudian

Seperti mereka yang menciptakan harapan harapan yang berusaha mawujud dengan paksa atau apa adanya

Seperti mereka yang datang dari ketidakkekalan yang berusaha untuk bertahan dan  tetap layak untuk bernapas

 

Dari paling palung yang dalam, juga laut yang memakan daratan dengan rakus

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Puisi Selengkapnya
Lihat Puisi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
VIDEO PILIHAN
LAPORKAN KONTEN
Alasan