Mohon tunggu...
Fadly Bahari
Fadly Bahari Mohon Tunggu... Pejalan Sepi

Penjelajah dan Pengumpul Esensi

Selanjutnya

Tutup

Sosbud Artikel Utama

Umur Panjang Hawa dan Konsekuensinya

12 Mei 2020   10:29 Diperbarui: 12 Mei 2020   21:52 2459 20 5 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Umur Panjang Hawa dan Konsekuensinya
Ilustrasi: pinterest.co.uk/annajnsson

Jauh di ribuan tahun yang lalu, ketika doa dari bumi yang memanjat ke langit belum seramai hari ini, dari sebuah puncak gunung yang hening dan dingin, di suatu sisi bumi yang terpencil, sebuah doa membelah langit malam - meluncur deras ke langit tertinggi.

Diiringi tangisan sedu sedan, untaian kalimat doa beserta ikrar itu tercetus ke angkasa. Makhluk-makhluk di alam yang mendengar... dibuatnya tertegun, tak terkecuali para malaikat penjaga langit. 

Sementara itu, di atas singgasana-Nya, Tuhan yang mendengar doa itu mengangguk pelan menyertai tatapannya yang tajam menusuk ke sang pendoa.

Malam itu, awal bencana terbesar dalam sejarah umat manusia dimulai. Itu adalah bencana terbesar kedua,setelah yang pertama yaitu saat diusirnya nenek moyang manusia keluar dari surga. Uniknya, penyebab terjadinya bencana masihlah orang yang sama.

***

Ribuan tahun kemudian, di zaman ketika ilmu navigasi pelayaran merupakan teknologi mutakhir, dan keterampilan mengarungi samudera adalah suatu keahlian yang sangat dihargai, sang pemohon umur panjang yang telah memasuki usia ribuan tahunnya, mulai menikmati keagungan dirinya yang ditinggikan dalam peradaban manusia. 

Ia perkenankan dirinya dimitologisasi dalam berbagai bentuk metafora. Kadang disebut dewi kesuburan, dewi berburu, tapi yang paling populer adalah sebagai dewi fajar dan terutama ibu bumi. 

Kuil-kuil pemujaan dirinya tersebar di berbagi kota-kota besar, dari wilayah ujung timur ke hingga ke wilayah ujung barat bumi. Dari wilayah yang beriklim panas hingga ke wilayah yang beriklim dingin dan bersalju. 

Dari negara yang telah mengembangkan struktur Akropolis hingga ke komunitas suku yang bertradisi hidup nomaden, mengembara di alam bebas.

Kota-kota kerajaan yang telah maju, saling berlomba-lomba menggelar festival perayaan tahunan yang dibuat khusus untuk dirinya. Yang terutama bertujuan untuk menarik berkah dan dukungannya. Minimal, mereka  dapat menyenangkan hatinya sehingga tidak dimusuhi.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 5
VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x