Mohon tunggu...
M. ERIK IBRAHIM
M. ERIK IBRAHIM Mohon Tunggu... Freelancer - Mahasiswa Pendidikan Agama Islam - Universitas Islam Sultan Agung

Berbagi tulisan dari pengalaman pribadi

Selanjutnya

Tutup

Puisi Pilihan

Terasa Berbeda

10 September 2022   09:31 Diperbarui: 10 September 2022   09:32 77 12 1
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Ilustrasi gambar by Pixabay

Terasa berbeda. Percakapan percakapan dilayar ponsel hari itu. Sekarang kini terasa sepi, sunyi senyap. 

Terasa berbeda. Lambaian tangan, sorak sorak suara saling bersahutan. Kini nampak bergeming dan cukup tenang. 

Terasa berbeda. Secarik catatan senantiasa ku sematkan pada buku kecil ku seolah menggoreskan pena kerinduan di kertas putih yang semula kosong. 

Canda tawa, gurauan, salam sapa, senyum ramah. Kini bagai ditelan bumi. 

Sedih.... 

Rindu.... 

Bahagia....

Semuanya bagai tergantung di langit biru sabtu ini di suasana yang kadang cerah, dan kadang mendung hingga terkadang hujan deras. 

Terasa berbeda. Gegap-gempita dari air mata ini sekarang begitu kosong, hampa dan pandangan menjadi kabur.

Sudahlah, sabtu ini mulai ku rakit kembali sampan sampan yang menemani ku mengarungi sungai asa dan petuah kehidupan. 

Mudah atau sulit... 

Entahlah... 

Tapi belum tentu sukar dicari solusinya...! Cobalah, agar hidupmu terasa berbeda

# Semarang, Sabtu. 10/09/2022

# M. Erik Ibrahim

Mohon tunggu...

Lihat Konten Puisi Selengkapnya
Lihat Puisi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan