Mohon tunggu...
Elissa Dewi Faustine
Elissa Dewi Faustine Mohon Tunggu... Wiraswasta - Mahasiswa

Universitas Pendidikan Indonesia KKN Tematik UPI Masa Pandemi Covid-19.

Selanjutnya

Tutup

Ilmu Sosbud & Agama

Tidak Menunggu 2022, ANBK Akan Dilaksanakan pada Tahun Ini

27 Juli 2021   12:35 Diperbarui: 27 Juli 2021   13:52 1255 1 0 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Tidak Menunggu 2022, ANBK Akan Dilaksanakan pada Tahun Ini
Ilmu Sosbud dan Agama. Sumber ilustrasi: PEXELS

Setiap tahun Indonesia menyelenggarakan UNBK yang diawali sejak tahun 2014. Sistem penyelenggaraan UNBK ini menggunakan sistem semi-online yaitu soal dikirimkan dari server pusat secara online melalui jaringan (sinkronisasi) ke server local (sekolah). Kemudian ujian siswa dilakukan secara offline disekolah.

Namun sejak pemerintah memutuskan tentang larangan untuk berkumpul dan selalu menjaga jarak akibat pandemic, sejak saat itu sekolah tidak lagi mengadakan pertemuan secara offline atau tatap muka. keadaan ini membuat kemendikbud merombak sistem pembelajaran dan tentunya ujian kelulusan pada jenjang akhir.  

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadim Makarim resmi mengganti Ujian Nasional (UN) 2021 menjadi Asesmen Nasional (AN). Penerapan AN ini akan berlaku bagi tingkat pendidikan dasar hingga menengah.

Beliau mengatakan, Asesmen Nasional atau AN pada tahun 2021 dilakukan sebagai pemetaan dasar (baseline) dari kualitas pendidikan yang nyata di lapangan, sehingga tidak ada konsekuensi bagi sekolah maupun murid. Dalam menghadapi Asesmen Nasional 2021, para guru, kepala sekolah, murid, dan orang tua tidak perlu melakukan persiapan-persiapan khusus maupun tambahan yang justru akan menjadi beban psikologis tersendiri, lanjutnya.

Namun penghapusan UNBK ternyata tidak menghapus beban sekolah yang masih harus melaksanakan ANBK pada siswa siswinya. Teknik pelaksanaan ANBK tidak berbeda jaun dengan UNBK. Pelaksaan menggukan komputer dimana peserta harus bisa menggunakan komputer dan mengakses soal-soal yang akan diberikan. Pada pelaksaanaan UNBK, sekolah memfasilitasi pelatihan dalam mengakses dan mengerjaan soal menggunakan komputer, serta adanya latihan-latihan soal sebelum ujian sesungguhnya di laksanakan sehingga ketika UNBK berlangsung tidak di khawatirkan lagi peserta didik sudah bisa mengakses dan menggerjakan soal melalui komputer.

Namun dengan adanya pandemic ini, pihak sekolah merasa khawatir akan siswanya yang akan melakukan ANBK ini karena terdapat beberapa kendala dalam menyampaikannya kepada siswa agar dapat di pahami. Hal ini terjadi pada salah satu SDN di Bandung yang mengalami kendala, yaitu banyak siswa yang tidak memiliki komputer atau laptop dirumah sehingga ketika diberikan langkah-langkah teknik dalam pengerjaan soal ANBK di khawatirkan anak-anak ketika terpilih dalam mengerjakan ANBK ini tidak paham dan ketika menggunakan komputer terasa asing.

Lalu di lakukanlah pertemuan secara daring mengguanakan google meet untuk menyampaikan teknik sebagai gambaran pelaksanaan ANBK ini. Namun masih ada saja hambatan yang terjadi, seperti kurangnya pemahan dalam mengakses meeting virtual atau smartphone yang tidak support dalam mengakses zoom atau google meet. Berbagai upaya terus dilakukan tenaga pendidik, yaitu dengan memberikan tahapan-tahapannya dalam bentuk foto yang dikirimkan via whatsapp.

Upaya-upayapun harus ditingkatkan mengingat keadaan pandemic yang tidak tahu kapan berakhirnya. Pemerintah Pemerintah terus berupaya mendorong sinergitas berbagai sektor terkait agar upaya peningkatan kualitas pendidikan, baik dalam masa darurat Covid-19 maupun penyelenggaraan pendidikan keberlanjutan di masa depan dapat dioptimalkan. 

Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
VIDEO PILIHAN