Mohon tunggu...
Elang Maulana
Elang Maulana Mohon Tunggu... Petani - Petani
Akun Diblokir

Akun ini diblokir karena melanggar Syarat dan Ketentuan Kompasiana.
Untuk informasi lebih lanjut Anda dapat menghubungi kami melalui fitur bantuan.

Hanya manusia biasa yang mencoba untuk bermanfaat, bagi diri dan orang lain..

Selanjutnya

Tutup

Gaya Hidup Pilihan

Anda Suka Beli Barang Mewah? Belajarlah dari Bill Gates!

11 Februari 2020   23:27 Diperbarui: 12 Februari 2020   00:35 998
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Bagikan ide kreativitasmu dalam bentuk konten di Kompasiana | Sumber gambar: Freepik

Bentuk kesederhanaan lain dari boss microsoft ini adalah pernah tertangkap kamera sedang antri di sebuah kedai burger. Padahal dengan hartanya yang sangat melimpah, bisa saja mengundang chef mahal dan terkenal untuk sekedar minta dibuatkan burger.

Dengan dua contoh di atas, artinya bukan berarti Gates sama sekali tidak memiliki barang mewah. Namun, dalam hal ini ada hal yang bisa dipelajari, bahwa bagaimana pentingnya sebuah prioritas.

Dengan kata lain, tidak mentang-mentang banyak duit, lantas seenaknya membeli barang-barang mewah yang sebetulnya tidak terlalu penting, selain untuk pamer.

Kembali, hanya demi untuk mengetahui waktu, seorang Gates tidak perlu membeli jam tangan yang harganya bisa melebihi satu unit mobil. Dia cukup memakai jam tangan biasa yang harganya di bawah satu juta.

Mungkin menurutnya, jam tangan yang harganya selangit dengan yang harganya ratusan ribu fungsinya sama saja. Sebagai penunjuk waktu.

Meski begitu, bukan berarti kita tidak boleh membeli barang-barang mahal. Tentu saja, tidak ada salahnya jika kita ingin dan mampu membelinya.

Tapi, yang perlu diingat adalah sejauh mana kebermanfaatannya barang yang akan kita beli tersebut. Sudah tepatkah waktunya atau pastikan lagi, apakah tidak ada hal lain yang lebih penting daripada sekedar membeli barang yang kita inginkan tersebut.

Kalau ternyata, masih ada hal lain yang jauh lebih penting dari pada sekedar mengejar kepuasan materi, alangkah baiknya ditunda dulu.

Soalnya, percayalah kalau kita terus mengejar untuk sekedar trendy atau gaya-gayaan, tidak akan pernah ada habisnya.

Untuk itu, yuk mari kita lebih memanage diri dengan lebih memprioritaskan hal yang jauh lebih penting daripada sekedar gaya-gayaan!

Wassallam

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
Mohon tunggu...

Lihat Konten Gaya Hidup Selengkapnya
Lihat Gaya Hidup Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun