Mohon tunggu...
I Ketut Suweca
I Ketut Suweca Mohon Tunggu... Dosen - Dosen - Pencinta Dunia Literasi

Kecintaannya pada dunia literasi membawanya suntuk berkiprah di bidang penulisan artikel dan buku. Baginya, hidup yang berguna adalah hidup dengan berbagi kebaikan, antara lain, melalui karya tulis.

Selanjutnya

Tutup

Inovasi Artikel Utama

Selamat Datang Perpustakaan Digital, Harapan Baru Pencerdasan Anak Bangsa!

2 Mei 2021   15:21 Diperbarui: 2 Mei 2021   20:31 1363
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Perpustakaan digital (Sumber gambar: archdaily.com)

Perpustakaan digital (Sumber gambar: archdaily.com)
Perpustakaan digital (Sumber gambar: archdaily.com)

Perpustakaan Digital

Tentu kita boleh optimis perpustakaan sekolah akan menjadi sumber belajar yang dapat diandalkan, apalagi sudah ada sejumlah sekolah yang menyelenggarakan perpustakaan digital (e-library).

Ini merupakan cara baru agar para siswa dapat mengakses perpustakaan tersebut secara mudah. Misalnya, mereka tidak harus datang ke sekolah untuk mengakses sumber belajar, cukup dari rumah siswa sudah mendapatkan referensi yang dibutuhkannya.

Perpustakaan digital memberikan optimisme yang tinggi bagi upaya pencerdasan bangsa. Asalkan, perpustakaan, baik digital maupun konvensional, bisa diakses dengan mudah dan para siswa memiliki kegemaran membaca yang baik.

Semangat untuk membangun perpustakaan digital sudah mulai tumbuh di sekolah-sekolah. Hanya, karena baru saja dimulai, tentu masih belum maksimal dalam pengembangannya. Berharap perpustakaan digital ini akan maju pesat di masa depan.

Perpustakaan konvensional dengan buku-buku cetak terus dikembangkan, baik dalam jumlah koleksi maupun dalam layanan yang diberikan. Demikian juga dengan perpustakaan digital yang datang belakangan, perlu terus ditumbuhkembangkan.

Gedung Perpustakaan Universitas Indonesia(Sumber gambar: hecalibrary.blogspot.com)
Gedung Perpustakaan Universitas Indonesia(Sumber gambar: hecalibrary.blogspot.com)

Berjalan Seiring

Kalau dua model perpustakaan ini berjalan seiring, kita boleh meyakini bahwa keberadaan perpustakaan akan kian menarik perhatian siswa untuk mendatanginya. Apalagi disediakan tempat atau ruangan yang nyaman untuk membaca buku-buku perpustakaan tersebut.

Pengembangan perpustakaan memang mesti mengadopsi perkembangan teknologi. Digitalisasi perpustakaan memang harus terus dilakukan jika ingin perpustakaan menjadi sumber belajar yang accessible, nyaman, dan menyenangkan.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Inovasi Selengkapnya
Lihat Inovasi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun