Mohon tunggu...
Dahlia Yustina
Dahlia Yustina Mohon Tunggu...

simple - ada di : http://www.pondokdumeliadytna.blogspot.com

Selanjutnya

Tutup

Cerpen

Cerpen | Lelaki Muda yang Merawat Neneknya

20 Maret 2017   09:26 Diperbarui: 20 Maret 2017   09:31 1026 23 14 Mohon Tunggu...

Namaku Aldi, umurku dua puluh tiga jalan dua puluh empat, enam bulan lalu aku diwisuda dari kampus ku.belum punya pekerjaan setelah dua bulan lalu habis masa kontrak sebagai penyuluh, praktis saat ini hari-hariku disibukkan dengan lamaran pekerjaan dan memcoba mengembang biakan ikan hias, disamping hobby ikan-ikan itu juga untuk aku jual jika ada yang berminat, ayahku bilang aku harus mulai memikirkan bagaimana caranya untuk  merintis usaha walaupun kecil-kecilan, disamping itu aku harus jadi orang gajian, yang punya gaji tetap tiap bulan. Aku sepaham dengan ayahku.

Aku tinggal bersama nenek dan adikku, ibuku tinggal didaerah lain menemani ayah yang bertugas disana.meskipun begitu mereka pulang dua minggu sekali, Sejak kakek ku meninggal nenek menjadi agak berubah, jadi bertambah bawel dan suka uring-uringan, mungkin nenek kesepian. Ibuku bilang "akulah pengganti mereka, uruslah nenek dengan baik, kalau aku ikhlas mudah-mudahan semua dilancarkan".

Aku sangat sayang pada nenekku, walaupun setiap hari aku tak bisa menghindar dari ocehan-ocehannya, nenek sangat bawel, dan omongannya selalu diulang-ulang.Mungkin kebawelan ibuku turunan dari nenek juga kali ya...haha.

Setiap hari, kusiapkan air hangat untuk mandi nenek, kubuatkan segelas susu setelah subuh dan membelikan bubur ayam kesukaannya didepan komplek.Aku juga yang selalu mengantar nenek berkunjung kesaudara-saudaranya, menemani kedokter, mengajaknya jalan-jalan dan memijitnya, kata nenek pijitanku enak, sesuai pesan ibu, aku melakukan semua dengan ikhlas walaupun kadang-kadang aku harus membatalkan acara kongkow dengan teman-temanku karena nenek tak ada yang mrnemani atau nenek tidak mengizinkan.

Aku berusaha untuk menjadi anak yang baik, meskipun ibuku bilang aku ini suka bandel, susah dikasih tau, rada jorok, naik motor suka ngebut, kadang juga mau suka-suka sendiri, tapi ayah selalu membelaku anak laki-laki memang harus bandel, kalau tidak bandel bukan laki-laki. ahh mereka ada-ada saja.

Hari-hari seakan begitu cepat berlalu, kegalauanku mulai meningkat, aku mulai khawatir tentang masa depanku, bagaimanapun aku butuh pengakuan, ah lebay nya diriku. Namun kegalauanku tak ku perlihatkan karena aku tak mau nenek dan ibu ku sedih.

lamaran pekerjaan yang kukirimkan kemana-mana belum ada kejelasan sama sekali, aku bertambah pusing kalau melihat persyaratan bagi pelamar harus sudah berpengalaman, bagaimana mau punya pengalaman wong diterima saja belum. Dan ditambah lagi harus good looking, berpenampilan menarik, kata Ibuku sih aku ganteng tapi aku tidak percaya karena ku tahu ibu cuma menyemangatiku.

Entah sudah berapa kali aku ikut tes, aku tak menghitung lagi. Rasa,-rasanya semua cuma harapan palsu.Aku agak sedikit terhibur ikan-ikan ku mulai ada yang menawar, mulai ada yang beli, walaupun belum sesuai harapan aku cukup senang, mudah-mudahan suatu saat ikan-ikanku bisa menjadi berkah buatku. 

Ada temanku yang mengajak menjadi tenaga honorer disebuah instansi pemerintah milik pemda, "katanya sih keren, bisa pake seragam pns, trus pake sepatu mengkilat", kutanya gajinya berapa, nah ini yang bikin aku ngakak "katanya sih se kasian orang saja, yang penting kita rajin dan mau disuruh-suruh", waduh kalau cuma buat kebanggaan karena pakai seragam pns, terus selanjutnya apa?, aku menolak dengan halus  temanku masih berusaha mengajakku "katanya sih, sambil menunggu dibukanya lowongan pns".terus kata temanku lagi "kalau mau lulus pns harus punya koneksi, siapin dana dijamin tokcer".

"Ahh masa sih". Wah mana bisalah aku nyogok begitu, orang tuaku tak akan mau lagi pula mereka tidak punya duit sebanyak itu, mending duitnya dibelikan sawah atau bikin kos-kosan gitu. Jujur saja walaupun nilai akademik ku tak sampai cum laude tapi aku tak bodoh-bodoh amat.Aku pasti beranilah buar bersaing secara sehat, kalau mau main sogok menyogok ya nanti dulu, terima kasih saja lah.

*****

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x