Mohon tunggu...
Ign Joko Dwiatmoko
Ign Joko Dwiatmoko Mohon Tunggu... Guru - Yakini Saja Apa Kata Hatimu

Jagad kata

Selanjutnya

Tutup

Hobby Pilihan

Tidak Usah Mengeluh, Menulis Itu Mengembangkan Sikap Pantang Menyerah!

21 Agustus 2019   08:56 Diperbarui: 21 Agustus 2019   09:06 217
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Bagikan ide kreativitasmu dalam bentuk konten di Kompasiana | Sumber gambar: Freepik

Para penulis pemula, blogger yang sedang berjuang mengenalkan  berbagai tulisannya di platform blog seringkali merasa putus asa ketika respon pembaca terhadap hasil karya tulisnya tidak sebanding dengan perjuangan penulis yang mengorbankan waktu, kuota dan hari hari yang penuh kesibukan untuk sekedar menulis satu dan dua artikel.

Tantangan Penulis itu Konsistensi!

Para penulis sudah berusaha memoles tulisan dengan menampilkan fakta, menyusun paragraf, mengeditnya, mematut tulisan dan memberi judul heboh agar dilirik pembaca. Tetapi pergerakan pembacanya pelan. Akhirnya mentog pada angka- angka kecil tidak sampai ratusan bahkan ribuan. 

Jutaan pengguna gawai, jutaan orang yang membuka internet setiap hari tapi artikelnya tetap hanya dilihat tidak lebih dari  2 digit. Apa yang terjadi, apakah tulisan tidak berkualitas, apakah tulisan tidak menarik dan tulisan tidak membuat pembacanya merekomendasikan ke calon pembaca lain.

Tantangan itu membuat ujian tersendiri bagi penulis pemula dan juga penulis yang sudah lama menulis tetapi kadang- kadang menemui kendala dalam hal menarik gerbong pembaca fanatik dengan artikel  artikel yang dihasilkannya.

Penulis perlu introspeksi apakah sudah membuat karya yang menimbulkan greget, membuat pembacanya penasaran dan membuat pembacanya perlu merekomendasikan tulisan pada pembaca lain. 

Barangkali tulisan- tulisan yang sekilas dan cepat berlalu itu adalah tulisan yang kurang menjual, bisa jadi berkualitas tetapi hanya bagi pembaca tertentu yang serius membaca dan memahami apa yang ada dalam pikiran penulis yang memberi respon.

Katerbacaan yang rendah membuat banyak penulis yang tidak kuat mentalnya pelan- pelan mundur teratur. Ada perasaan bosan, kecewa, dan putus asa karena merasa tidak mempunyai bakat besar sehingga terlibas oleh penulis langganan Headline, terpilih , nilai tertinggi dan yang selalu nangkring di artikel terpopuler.

Menulis dan Kepintaran Menangkap Momentum dan Isu- Isu Terkini

Penulis- penulis yang awalnya mempunyai hasrat tinggi pelan pelan menghilang dan tidak kembali, hanya penulis- penulis tangguh yang bertahan menemani penulis pendatang yang tiba- tiba melaju kencang karena tulisannya sering menjadi langganan admin untuk diganjar Headline atau menjadi favorit admin untuk dimasukkan dalam kategori tulisan populer karena kepekaannya dalam mengolah isu- isu terkini yang membuat mau tidak mau pembaca meliriknya.

Hukum rimba raya jagad penulisan itulah yang terjadi di media online saat ini. Berbagai platform berlomba untuk menarik pembaca dari berbagai generasi. 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Hobby Selengkapnya
Lihat Hobby Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun