Mohon tunggu...
Dornauli Manurung
Dornauli Manurung Mohon Tunggu... a lifetime student ^^

a girl, book lover, traveller (wannabe), interested in landscape & human interest photography. Try to live like a lily, which can grow and bloom even in a plain. ^^

Selanjutnya

Tutup

Travel Pilihan

Mengunjungi Buddha Monastery Complex Terbesar di Taiwan

10 November 2019   23:49 Diperbarui: 10 November 2019   23:49 0 3 1 Mohon Tunggu...
Mengunjungi Buddha Monastery Complex Terbesar di Taiwan
View Buddha Statue dari Bangunan Pertama (Pintu Masuk) area Museum. Credit by me. 

Taiwan, salah satu negara Asia Timur yang sangat layak untuk di-explore, tapi sepertinya kalah pamor dengan Jepang, Korea atau China untuk sebagian besar traveler dari Indonesia. 

Nah, sebagai seorang student residence yang baru 1 tahun 3 bulan stay di Taiwan, saya akan sharing salah satu tempat wisata di Kaoshiung Taiwan yang sangat layak untu dikunjungi. Nama tempatnya adalah Fo Guang Shan Museum

Museum ini adalah salah satu part dari komplek Fo Guang Shan Monastery yang sangat luas, kalau dari Wikipedia sih katanya hamper 100 ha. Fo Guang Shan Monastery ini adalah yang terbesar se-Taiwan. 

Oh ya, Kaoshiung itu sendiri adalah kota terbesar kedua di Taiwan setelah capital city, Taipei. Taipei itu ada di utara Taiwan, dan Kaoshiung itu ada di selatan Taiwan.

Untuk menuju ke Fo Guang Shan itu sendiri aksesnya sangat mudah. Darimana pun starting point-nya, jika kita menggunakan kereta api (TRA), kereta cepat THSR, atau pun MRT, kita akan berhenti di Xin Zuoying Station. 

Setelah tiba di stasiun besar Xin Zuoying, kita keluar stasiun ke arah Shin Kong Mitsukoshi Department Store, dan di luar akan ada halte bus kota ke beberapa tempat di sekitaran Kaoshiung, seperti Kenting dan Fo Guang Shan. Untuk ke Fo Guang Shan kita harus antri  di jalur bus E02. Bus E02 ini adalah shuttle bus ke Fo Guang Shan yang berangkat setiap 30 menit. 

Jadwal detailnya ada di tempel di setiap bis, di aplikasi google maps juga detail kok. Bus paling lama berangkat adalah pukul 6 sore kalo ga salah.Begitu juga sebaliknya. 

Setelah menempuh perjalanan selama 30 menit dengan bis, maka kita akan turun di halte bus Fo Guang Shan Museum. Oh ya, pastikan turun di halte yang benar, karena bus akan lanjut masih ke satu halte lagi, tapi masih area Fo Guang Shan Monastery juga. 

Nanti driver bus akan teriak dan akan banyak orang yang turun kok, karena umumnya penumpang bis tsb adalah para turis yang ma ke Fo Guang Shan Museum.

Nah, di Fo Guang Shan itu apa aja yang bisa dilihat? Banyakkk.. haha.. Beberapa di antaranya adalah bangunan seperti pagoda-pagoda dan hall yang sangat kental dengan arsitektur oriental. Museum yang menjelaskan tentang hidup Buddha, dan beberapa kuil untuk melakukan sembahyang. Yang paling utama sih adalah patung Sakyamuni Buddha dengan tinggi 108 meter.

Selain itu di di dalam bagunan utama Fo Guang Shan itu sendiri ada beberapa artefak2 Buddha yang sangat bersejarah, ada studio mini untuk menonton sejarah Buddha, dan biasanya ada temporary Exhibition di museum ini. Ketika saya berkunjung, di hall utama museum sedang ada pameran budaya Mongolia.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2