Mohon tunggu...
Donan Abbad Abdullah
Donan Abbad Abdullah Mohon Tunggu... Law Student

HUKUM UIN 2020

Selanjutnya

Tutup

Humaniora

Menjadi Warga Negara yang Terbaik

16 September 2020   16:35 Diperbarui: 16 September 2020   16:46 81 0 0 Mohon Tunggu...

Membangun generasi bersama MilenialFest acara tersebut kembali diadakan yang ke tiga kalinya pada 15-16 Agustus 2020. Satu hari menjelang hari jadinya Indonesia ke-75 pertanyaan terbesar saya, Sudahkah bangsa ini merdeka selama 75 tahun mengarungi deras nya badai Samudra?

Tanggal 17 Agustus 1945 merupakan sejarah yang penting bagi Indonesia bagaimana tidak bangsa ini telah mendapatkan kemenangan yang lebih dari satu Abad di perebutkan oleh semua warga negara sekaligus pejuang dari seluruh nusantara. 

Semuanya bahu membahu rela berkorban hingga berdarah bahkan tak segan mengorbankan nyawa semua bersatu mulai dari Sumatra, Jawa hingga Papua berkorban demi kembalinya tahta sebuah salah satu gugusan kepulauan yang besar dan makmur di dunia ini yang kemudian menjadi satu karena berawal dari kesamaan cita-cita, sama-sama dijajah, ditindas, dan diperlakukan tidak sebagaimana mestinya oleh bangsa yang tidak bertanggung jawab.

Kemudian 17 Agustus adalah hari dimana menjadi saksi bisu bahwa telah berdikarinya suatu bangsa yang sekarang kita sebut Indonesia nama yang ketika saya dengar membuat hati bergetar, haru, dan bangga bisa menjadi manusia merdeka yang berdiri di negeri ini.

Dengan kemerdekaan berarti bangsa Indonesia mendapatkan suatu kebebasan, bebas dari segala bentuk penindasan, kesengsaraan dan penguasaan bangsa asing. Hal ini jelas tertera didalam pembukaan UUD 1945 Alinea ke 2 bahwa Indonesia adalah bangsa yang berdaulat yang menuju pintu gerbang kemerdekaan yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil dan makmur.

Namun merdeka bukan berarti perjuangan telah usai justru merupakan sebuah langkah awal perjuangan, bagaimana kita bisa terus untuk melanjutkan dan mempertahankan kemerdekaan yang telah kita dapatkan dengan susah payah dan perjuangan tersebut, kita harus tetap berjuang untuk dapat berkembang dalam kehidupan bangsa ini. Pertanyaan nya, Apakah kita mau kembali seperti dulu sebagai bangsa yang terjajah?

Jika kita lihat definisi Merdeka apakah hakikat merdeka itu sebenarnya? Menurut Presiden Gusdur merdeka adalah mencapai keseimbangan dalam keadilan dan kemakmuran. Contoh nyatanya Merdeka dalam hal belajar, Merdeka dalam mendapatkan akses Informasi, Merdeka dalam merasakan hebatnya teknologi, Merdeka dalam mengembangkan potensi diri. Coba kita renungkan sejenak Apakah kita semua telah merasakan semua hal tadi?

Oleh karenanya melihat permasalahan besar diatas Adalah tanggung jawab kita semua sebagai warga negara yang terbaik untuk terus mempertahankan hakikat kemerdekaan tersebut. Maka di era sekarang ini banyak cara untuk mengisi kemerdekaan, Tidak perlu mencari bambu runcing untuk jadi senjata melawan para penjajah asing, Saat ini yang sangat dibutuhkan adalah wadah-wadah inspirative, kreatif dan productive.

Untuk menjadi akses dalam meningkatkan kemampuan diri dalam membangun potensi diri karena hal itulah yang nanti dibutuhkan untuk mencetak generasi selanjutnya sebagai pemegang tongkat estafet juga anak-anak muda yang mandiri dan menjadi harapan bangsa, sehingga mampu membentengi diri, dari arus deras nya ideologi-ideologi yang dapat mengancam keutuhan bangsa ini. 

MilenialFest sudah dan akan terus hadir di tengah-tengah kemajuan bangsa ini tetapi kita tidak boleh menutup mata bahwa saat ini kita juga menghadapi berbagi krisis seperti krisis rendahnya minat baca atau literasi anak, hal itu akan berpengaruh terhadap wawasan dan jati diri para pemuda bangsa. 

Itulah yang akan menjadi concern kita semua. Karena itu saya sangat bersyukur bisa menjadi bagian dari MilenialFest. Disinilah tempat saya berkembang dan menjadi bagian orang yang berguna untuk Lingkungan dan Indonesia tentunya ini menjadi salah satu bagian dari Roadmap kehidupan saya.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x