Kesehatan Pilihan

Makan Daging Kambing Dapat Menyebabkan Hipertensi?

29 Juni 2018   13:13 Diperbarui: 29 Juni 2018   14:54 558 0 0
Makan Daging Kambing Dapat Menyebabkan Hipertensi?
(sumber: style.tribunnews.com)

Hoaks atau berita palsu bukan merupakan hal yang asing bagi kita. Hoaks dapat dengan mudah menyebar melalui media sosial ataupun aplikasi obrolan. Begitu juga dalam dunia kesehatan. Banyak berita palsu mengenai kesehatan di kalangan masyarakat yang jumlah nya tidak terhitung. Bahkan kita menjadi mempercayai hoaks/mitos tersebut dikarenakan sudah mengakar dan belum ada pencerahan mengenai kabar-kabar tersebut.

Salah satu hoaks/mitos yang mengakar dikalangan masyarakat adalah mengenai Makan Daging Kambing Menyebabkan Darah Tinggi. Tentu ini bukan hal yang baru, bahkan menjadi aneh jika ada yang tidak mempercayai nya.

Hipertensi adalah suatu keadaan ketika tekanan darah di pembuluh darah meningkat (> 140/80) secara kronis. Hal tersebut dapat terjadi karena jantung bekerja lebih keras memompa darah untuk memenuhi kebutuhan oksigen dan nutrisi tubuh. Jika dibiarkan tanpa pengobatan, penyakit hipertensi dapat mengganggu fungsi organ-organ lain, terutama organ-organ vital seperti jantung dan ginjal.

Daging kambing mengandung protein, lemak, vitamin tentunya ini baik untuk tubuh. Sayangnya, terkadang penyajian daging kambing dalam bentuk sop,soto,tongseng, dll yg dikonsumsi, banyak mengandung garam. Konsumsi garam berlebih yang dapat menyebabkan darah tinggi. Dan inilah asal muasal hoaks/mitos daging kambing menyebabkan darah tinggi.

Darah tinggi (hipertensi) terbagi menjadi 2 tipe. Yakni hipertensi esensial serta hipertensi sekunder. Hipertensi esensial merupakan jenis yang tidak diketahui penyebabnya, biasanya merupakan kombinasi berbagai faktor genetik dan lingkungan. Sementara hipertensi sekunder dipicu oleh penyakit tertentu/gangguan organ lain di dalam tubuh, biasanya ginjal. Dan sebagian besar hipertensi adalah hipertensi esensial, yang penyebabnya adalah

gaya hidup yang tidak sehat seperti merokok, mengkonsumsi alkohol, rutin mengkonsumsi makanan mengandung garam tinggi (makanan pengawet,penyedap rasa, mie instan) dan obesitas.

Jadi, seharusnya kita tidak perlu terlalu khawatir dengan konsumsi daging kambing. Asalkan jumlah garam nya dapat diminimalisir. Namun, apapun makanan nya ,baik daging kambing ataupun yang lain, sebaiknya tidak dikonsumsi berlebihan.