Mohon tunggu...
Djagad Lelanang
Djagad Lelanang Mohon Tunggu...

saya, lelaki dan terus mencoba menjadi lelaki dalam pikiran, perkataan dan tindakan saya. Saya terbuka dengan aneka pemikiran, konsep, sistem hidup, apapun itu hingga yg paling tak lazim pun.

Selanjutnya

Tutup

Puisi

Kecupan Perpisahan

29 Agustus 2012   17:39 Diperbarui: 25 Juni 2015   01:10 161 3 1 Mohon Tunggu...

Sendiri kumenatapmu di balik pintu/ kau masih sama seperti waktu-waktu dulu/ datang dengan keping keping kenangan yg tersendat dalam ingatan/

kaukah itu yg pagi pagi buta menyalakan rindu dalam tungku hatiku/
kaukah itu yang memanggil-manggil dalam malam yang mengigil/

mendekatlah, rindu ini seperti nadi yang selalu berdenyut setiap kali/ kemarilah jangan biarkan kasmaran ini kian menepi/

tapi aku tak bisa berdusta meski bukan lewat kata-kata/ aku tak bisa berpura-pura sebab telah jelas akhir cerita/

Inilah malam itu/ ketika pelukan dan sentuhan menjadi tawar dan hambar/

Apakah yang bisa diberikan oleh kecupan kalau hanya untuk menyampaikan salam perpisahan?

VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x