Mohon tunggu...
Dizzman
Dizzman Mohon Tunggu... Public Policy and Infrastructure Analyst

"Uang tak dibawa mati, jadi bawalah jalan-jalan" -- Dizzman Penulis Buku - Manusia Bandara email: dizzman@yahoo.com

Selanjutnya

Tutup

Travel Artikel Utama

Melintasi Jembatan Bersejarah "2 in 1" Cirahong yang Penuh Misteri

22 Juni 2018   14:47 Diperbarui: 23 Juni 2018   09:44 5682 9 5 Mohon Tunggu...
Melintasi Jembatan Bersejarah "2 in 1" Cirahong yang Penuh Misteri
Gambar diambil dari: hayutravelling.blogspot.com/Andri Pratama

Jembatan Cirahong merupakan salah satu bangunan bersejarah yang dibangun pada tahun 1893 oleh Belanda untuk memperlancar lalulintas kereta api dari arah Tasik menuju Ciamis hingga ke Jawa Tengah. Konon awalnya jembatan ini tidak ada rencana untuk dibangun karena hanya ada satu perlintasan Citanduy di daerah Karangpucung, Banjar. 

Namun agar dapat melintasi kota Ciamis yang lebih maju, mantan Bupati Ciamis melobi petinggi Belanda untuk mengubah jalur walau biayanya lebih mahal.

Tujuannya adalah agar kota Ciamis dapat berkembang seperti Tasikmalaya. Untuk itu dicarilah jalur yang memungkinkan dibangun jembatan karena Ciamis dan Tasik dipisahkan oleh sungai Citanduy (sumber dari sini).

Bentang Jembatan Cirahong (Dokpri)
Bentang Jembatan Cirahong (Dokpri)
Satu-satunya jalur terpendek yang bisa dibangun jembatan adalah di daerah sekitar Cirahong - Manonjaya yang memiliki bentang 202 meter dan tinggi dari bawah 66 meter serta ditopang penyangga beton setinggi 46 meter dengan kode BH 1290 (sumber dari sini).

Uniknya jembatan ini berfungsi ganda yaitu di atas sebagai jalur kereta api dan di bawah untuk dilalui kendaraan bermotor.

Namun karena sempitnya jembatan hanya dapat memuat satu arah kendaraan saja.

Jadi kendaraan yang melintas dari dua arah harus bergantian sesuai petunjuk para penjaga jembatan.

Di Indonesia cuma jembatan ini satu-satunya yang memiliki fungsi dual mode alias 2 in 1.

Antrian Kendaraan Memasuki Jembatan (Dokpri)
Antrian Kendaraan Memasuki Jembatan (Dokpri)
Saya mengenal jembatan ini awalnya ketika hendak libur lebaran beberapa tahun lalu lewat jalan alternatif karena jalur utama Tasik - Ciamis padat merayap.

Dari arah Tasik kita bisa melalui jembatan ini melalui jalur Manonjaya, kemudian ketemu perempatan dekat rel kereta kita belok kiri menuju ke arah Ciamis.

Peta Menuju Jembatan Cirahong (Dokpri, edit dari Google Maps)
Peta Menuju Jembatan Cirahong (Dokpri, edit dari Google Maps)
Awalnya agak kaget karena ternyata jembatan ini berada di bawah rel kereta api. Kita tentu sedikit was-was kalau pada saat bersamaan kereta lewat, pasti jembatannya goyang.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
VIDEO PILIHAN