Mohon tunggu...
Dina Amalia
Dina Amalia Mohon Tunggu... Penulis - Penulis Independen

Penulis Independen. Cinta pada dunia literasi yang berkiprah pada penulisan buku. Menulis berdasarkan fakta dan kebenaran serta pengalaman hidup yang ditata rapih.

Selanjutnya

Tutup

Puisi Pilihan

Puisi: Ibu-Bapak

2 Agustus 2022   18:27 Diperbarui: 3 Agustus 2022   07:22 55 8 0
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Ibu-Bapak
Nama panggilan yang tak asing
Nama panggilan yang selalu terdengar setiap saat

Tak lagi muda
Tapi kekuatannya tak pernah kalah
Selalu ada di garda terdepan
Yang pasti untuk keluarga

Keduanya adalah arah
Keduanya adalah penentu didikan putra-putrinya
Tanpanya.. kaki ini tak bisa berdiri tegap seperti saat ini
Tanpanya.. kaki ini tak kuat untuk melangkah
Tanpanya.. kaki ini akan kehilangan arah

Terkadang tidak akur dengan putra-putrinya
Terkadang terlibat adu mulut dengan putra-putrinya
Tapi percayalah mereka akan selalu menyayangi
Tak akan pernah punya maksud untuk menyakiti

Ibu-Bapak
Manusia hebat
Manusia paling tulus
Doa dan ridhonya selalu menyertai putra-putrinya

Selama masih bisa melihat senyumnya
Sayangilah keduanya
Tanpanya.. kamu bukan siapa-siapa

Penulis: Dina Amalia
Dari Ibukota Jakarta, 2 Agustus 2022.

Salam hangat untukmu yang sedang membaca puisiku,
Jaga selalu Ibu-Bapakmu, salam hangat untuk keduanya

Untukmu yang sudah ditinggalkan, baik oleh salah satunya atau bahkan keduanya,
Tak apa, surga menantinya, doa terbaik dariku menyertainya..

Mohon tunggu...

Lihat Konten Puisi Selengkapnya
Lihat Puisi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan