Mohon tunggu...
Dimas RistianPutra
Dimas RistianPutra Mohon Tunggu... Stay at home

Fakultas pertanian unej

Selanjutnya

Tutup

Ekonomi

Kondisi Ketahanan Pangan Produk Pertanian di Tahun 2020 Akibat Pandemi Covid-19

29 Mei 2020   16:28 Diperbarui: 29 Mei 2020   16:27 19 1 0 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Kondisi Ketahanan Pangan Produk Pertanian di Tahun 2020 Akibat Pandemi Covid-19
Sumber gambar, ilustrasi ketahanan pangan (Bulelengkab.go.id)

Melihat tahun 2020 berbeda dengan tahun -- tahun sebelumnya, bumi seperti dilumpuhkan pada sektor ekonomi, kesehatan, dan bahan pangan. Hal ini disebabkan oleh hadirnya sebuah wabah yang disebut covid-19. Wabah covid-19 merupakan virus yang sangat mematikan sehingga perlu adanya jarak antar manusia (sosial distancing), Akibat wabah covid-19 ini pemerintah mengeluarkan suatu kebijakan (Stay at home) seluruh masyarakat dihimbau untuk berkerja dari rumah, melakukan ibadah di rumah serta bersosial melalui via online tentunya kebijakan ini berimbas pada salah satu sektor di Indonesia yaitu sektor pertanian khususnya ketahanan pangan.

Sektor pertanian perlu diperhatikan dengan tanggap melihat sektor pertanian  memiliki peran penting sebagai kebutuhan pokok utama bagi manusia serta ketahanan pangan harus menjadi prioritas utama, Lalu bagaimana pemerintah menyikapi hal tersebut?

Menurut menteri pertanian Indonesia Syahrul Yasin L selalu menegaskan bahwa Negara Indonesia pasti mampu melewati masa pandemic covid-19 ini pada sektor pertanian. Kondisi ini sebagai pemicu untuk memperkuat kemandirian pangan Nasional.

Mentri pertanian Indonesia juga menghimbau kepada buruh tani, masyarakat yang bergelut pada sektor pertanian untuk tetap bekerja dengan semanggat demi mewujudkan kemandirian pangan nasional dengan menerapkan protokol kesehatan covid-19 yang telah di tetapkan oleh pemerintah. Diharapkan adanya kerjasama antara petani, penyuluh, perusahaan swasta, masyarakat dll agar ketahanan pangan Indonesia tetap terjaga. Oleh karena itu perlu adanya usaha masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pangan sehari -- hari, melihat bahwa pertanian merupakan salah satu sektor yang mengalami dampak akibat covid yang tergolong rendah jika dibandingkan sektor lainya. selain itu pertanian juga memberikan masukan dalam Negara sebagai penyedia bahan pangan.

Melihat Meningkatnya permintaan kebutuhan pangan di Indonesia menjadi masalah utama, hal ini akan berdampak pada ketersediaan pangan di Indonesia. Jika permintaan bahan pangan terus -- menerus  meningkat  Sedangkan di Indonesia di terapkan sistem lockdown dibeberapa daerah. Juga disituasi darurat seperti ini banyak masyarakat yang kehilangan pekerjaannya, di PHK dan lain sebagainya sehingga mereka kehilangan pendapatan tetap mereka. Disisi lain bahan pangan pasti memiliki harga, sedangkan masyarakat yang tidak bekerja tidak memiliki uang lebih untuk membeli bahan -- bahan pangan yang bermacam -- macam bagaimana solusi yang bisa di terpapkan mengatasi hal tersebut?

Pemerintah telah berupaya melakukan yang terbaik demi masyarakat Indonesia dengan memberikan bantuan -- bantuan berupa: sembako, bahan pangan, dan uang tunai hal ini bertujuan suapaya kesejahteraan rakyatnya tetap terjamin. Akan tetapi perlu adanya bantuan dari pihak masyarakatnya sendiri jangan semua di serahkan kepada pemerintah.

Salah satu solusi altertanif yang pertama yaitu perlu adanya kerjasama antara pemerintah pusat dengan pemerintah daerah memberikan kelonggaran pihak distributor untuk mengantarkan bahan pangan guna memenuhi kebutuhan pangan dipasar pada wilayah yang menerapkan sistem lockdown, sehingga kebutuhan pangan masyarakat wilayah sekitar meraka tetap terpenuhi. Alternatif kedua yaitu kesadaran masyarakat sendiri atau dengan memberikan pengarahan kepada masyarakat untuk mengupayakan memanfaatkan lahan sekitar digunakan sebagai tempat bercocok tanaman sehingga mereka tidak perlu membeli bahan pangan. Dengan memanfaatkan hasil proses budidaya yang mereka lakukan hal ini lebih mengehemat pengeluaran ekonomi mereka.

Demikian artikel yang saya tulis kurang lebihnya mohon maaf jika ada salah dalam penulisan artikel ini. Semoga bermanfaat, stay at home tetap jaga kesehatan, jangan lupa jaga jarak aman anda,  sekian terima kasih......

VIDEO PILIHAN