Mohon tunggu...
Dian LestariGunawan
Dian LestariGunawan Mohon Tunggu... Lainnya - Mahasiswa

Mahasiswa Ilmu Komunikasi

Selanjutnya

Tutup

Film Pilihan

"Marlina Si Pembunuh dalam Empat Babak" dari Sudut Pandang Ekonomi Politik

19 Oktober 2020   12:18 Diperbarui: 19 Oktober 2020   12:23 486
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Bagikan ide kreativitasmu dalam bentuk konten di Kompasiana | Sumber gambar: Freepik

Jumlah penonton trailer Marline Si Pembunuh Dalam Empat Babak. Sumber: YouTube
Jumlah penonton trailer Marline Si Pembunuh Dalam Empat Babak. Sumber: YouTube

Strukturasi

Strukturasi merupakan proses penggabungan agensi melalui proses sosial yang berada dalam struktur. Dengan adanya strukturasi dapat menyeimbangkan kecenderungan dalam analisis ekonomi politik agar dapat menggambarkan suatu struktur yang ada di dalam masyarakat atau pun organisasi dengan memberi gambaran hubungan sosial dan proses, serta praktik --praktik sosial.

Di dalam film "Marlina Si Pembunuh Dalam Empat Babak", struktur yang dapat dianalisa adalah adanya perbedaan kuasa antara orang yang miskin dan kaya.

Pada babak ke 3, Marlina pergi melapor kepada polisi. Polisi menyebutkan bahwa mereka belum bisa bertindak hingga memiliki dana yang cukup untuk melakukan investigasi, kecuali jika Marlina memiliki uang yang dapat diberikan, maka mereka bisa lebih cepat untuk bertindak. Di sini terlihat jelas sekali bagaimana orang yang memiliki uang akan lebih banyak mendapatkan kesempatan dan kuasa lebih besar dibandingkan dengan orang yang miskin.

Skenario Marlina melapor kepada polisi. Sumber: screenshot film
Skenario Marlina melapor kepada polisi. Sumber: screenshot film

Di dalam masyarakat mana pun, jika seseorang tidak memiliki uang (nilai tukar) yang di mana merupakan sebuah esensial, maka orang tersebut tidak akan memiliki kuasa yang besar dan tidak akan mampu untuk bertahan hidup. Hidup Marlina yang miskin menyebabkannya tidak dapat membiayai pemakaman suaminya sendiri dan terpakasa harus menjadi mumi yang dibungkus kain dan diletakkan di sudut rumah. Mirisnya lagi, Marlina dirampok oleh 7 kawanan penjahat dan diambil seluruh harta yang tak seberapa ia miliki, hingga bahkan diperkosa.

Film ini menyadarkan saya bahwa realita yang ada tidak seindah apa yang saya ekspektasikan. Tentu saja dengan demikian, pandangan saya juga semakin luas akan kesenjangan sosial yang ada di masyarakat dan pastinya semakin terinspirasi untuk menjadi wanita yang lebih kuat lagi.

#filmologiuts

Daftar Pustaka

Mosco, Vincent. (2009). The Political Economy of Communication (2nd edition). Sage: 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 5
Mohon tunggu...

Lihat Konten Film Selengkapnya
Lihat Film Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun