Mohon tunggu...
Dian Purnama
Dian Purnama Mohon Tunggu... Freelancer - klaverstory.com

-Job fils your pocket, adventure fils your soul-

Selanjutnya

Tutup

Trip Pilihan

Keindahan Ngarai dan Wisata Air di Selopamioro

26 Januari 2019   07:41 Diperbarui: 26 Januari 2019   07:48 91
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Minggu Asik Waktunya Piknik

Minggu (20/01) pagi yang galau, bukan suasana hati saya sih, tapi cuacanya. Semoga siang nanti cerah, doa saya dalam hati saat hujan yang mengguyur sejak subuh tadi belum berhenti sampai jam 7 pagi ini.  

Setengah jam kemudian doa saya didengar oleh semesta, meskipun matahari masih malu-malu muncul dari balik awan kelabu, setidaknya air hujan sudah berhenti. Saya bergegas bangun dari kasur, takut nanti semesta berubah pikiran.

Piknik itu tidak perlu jauh-jauh, apalagi pertengahan bulan, bagi pegawai kantoran yang transferannya dibayar tiap tanggal 25 seperti saya, inilah masa kritis (curcol hehehe). Dari berbagai sosial media saya jadi tahu kalau di Yogyakarta ini banyak bermunculan tempat piknik-tempat piknik yang instagramable dan cukup dekat lokasinya. 

Tidak banyak biaya artinya bensin sudah diisi full tank , sudah sarapan dari rumah dan bawa cemilan apa aja yang tersisa dari kaleng biskuit di rumah untuk bekal. Semua siap. Tujuan kami kali ini adalah Selopamioro

Selopamioro adalah sebuah desa yang secara administratif berada di Kecamatan Imogiri, Kabupaten Bantul, Yogyakarta. Untuk mencapai lokasi Selopamioro, hanya memerlukan waktu sekitar 45 menit dari kota Bantul dengan menggunakan sepeda motor. Kami mengarah ke Siluk dan terus mengikuti jalan yang dipandu oleh google map. Kami sempat berhenti sebentar untuk berteduh karena hujan.  

Begitu melewati SMPN 3 Imogiri, ambil jalan kecil yang lurus ya, jangan belok kanan. Kemudian cukup mengikuti jalan itu. Jalannya lumayan sempit untuk papasan 2 mobil. Belum lagi ada belokan-belokan yang cukup tajam dan jalan yang naik turun. Di beberapa bagian ada jalan yang longsor, jadi kita perlu sedikit waspada. Apalagi selepas hujan, biasanya jalanan sedikit licin. 

Desa Selopamioro rapi dan bersih, sepanjang perjalanan kami disuguhi pemandangan yang hijau. Di sebelah kiri kami adalah sungai Oyo (atau Kali Oyo orang setempat menyebutnya) dengan latar belakang ngarai penuh tumbuh-tumbuhan yang membuat paru-paru kami kaya akan oksigen. Tidak berapa lama terlihat gapura dari bambu yang bertuliskan Selopamioro Adventures Park. 

Nah disini tempatnya, sorak saya dalam hati. Beruntung saat kami sampai disana cuaca sudah cerah sekali. Pengunjung siang itu belum terlalu ramai , hanya ada sekitar 10 motor di parkiran termasuk 2 motor kami. 

Beberapa remaja tampak berfoto di atas jembatan yang terputus. Sementara kami masih mengumpulkan nyali untuk turun ke sungai sambil menikmati pemandangan dan sejuknya udara. "Mau naik perahu mba?"  Suara bapak-bapak berompi tulisan kemendesa, sepertinya pengelola tempat ini, membuyarkan lamunan saya. 

"Belum tau pak?" Jawab saya setengah tidak yakin. "Emang berapa menit pak? Sampai mana?" tanya saya ingin tahu. "Bisa sampai pujasera sana, atau sampai Siluk paling jauh, mau rafting juga bisa mba" bapak tadi menjelaskan tetapi saya masih ragu-ragu. 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Trip Selengkapnya
Lihat Trip Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun