Mohon tunggu...
Dhea Amandha Racmadhany
Dhea Amandha Racmadhany Mohon Tunggu... Mahasiswa - Mahasiswa Ilmu Komunikasi

Seputar Selebriti Internet

Selanjutnya

Tutup

Fiksiana Pilihan

Netizen Anggap Influencer Alshad Ahmad "Red Flag", Kenapa?

11 Mei 2022   12:29 Diperbarui: 27 Juli 2023   07:50 1203
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Bagikan ide kreativitasmu dalam bentuk konten di Kompasiana | Sumber gambar: Freepik

Selebriti internet atau influencer Alshad Ahmad  baru baru ini menuai berbagai komentar dari berbagai pihak. 

Melalui Instagram Story dari akun pribadinya, Alshad memberikan komentar terhadap berita tentang kematian 3 ekor harimau yang terkena jeratan babi di Aceh. 

Ia memberi komentar bahwa hutan Indonesia sedang tidak baik-baik saja dan itu sebabnya Alshad tidak mau membebaskan harimau yang dipeliharanya yang bernama Eshan, Jinora dan Selen ke hutan liar.

Sontak komentar yang diberikan Alshad Ahmad itu pun menuai banyak kecaman dari berbagai netizen Indonesia di media sosial khususnya Twitter. Banyak yang menilai bahwa Alshad egois karena memelihara harimau yang notabenenya satwa liar di kediamannya.

Memang sudah sangat jelas apa yang dilakukan oleh Alshad Ahmad adalah perbuatan yang sangat disayangkan, karena sejatinya satwa liar harusnya tidak boleh dipelihara di rumah apalagi sampai di kandangkan. 

Meski Alshad sudah  bersertifikat dan memiliki izin yang sah, tetapi perbuatan itu tetap salah. 

Jika memang niat Alshad Ahmad adalah menjadi konservartor, maka seharusnya Alshad Ahmad tidak boleh menghilangkan insting liar satwa dari satwa liar yang ia pelihara dan seharusnya dilepaskan di alam liar yang memang khusus untuk konservasi satwa liar, bukan malah membuat kandang-kandang semacamnya untuk satwa liar yang ia pelihara.

Netizen pun menilai bahwa Alshad Ahmad cenderung mengeksploitasi satwa liarnya untuk dijadikan konten video di Youtube Channel Alshad Ahmad dengan dalih "edukasi". 

Netizen juga khawatir akan konten yang dibuat Alshad Ahmad tentang satwa liarnya dapat membuat audiences atau pengikut Alshad tergiur untuk memelihara satwa liar yang sangat dilindungi dan berujung melakukan jual-beli satwa liar secara ilegal dan gelap.

"Alshad's contents make people desired to have wild animals, not making them want to help in animal conservation. That's one big red flag right there (Konten Alshad membuat masyarakat ingin memelihara satwa liar, bukan membuat masyarakat mendukung konservasi satwa liar. Itu adalah red flag yang sangat nyata)" cuitan akun @akayume1b*** di Twitter

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Fiksiana Selengkapnya
Lihat Fiksiana Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun