Mohon tunggu...
Deni RaihanH
Deni RaihanH Mohon Tunggu... Mahasiswa

Mahasiswa

Selanjutnya

Tutup

Hobi

Menulis sebagai Media Ekspresikan Diri

18 Februari 2020   22:05 Diperbarui: 18 Februari 2020   22:19 36 1 0 Mohon Tunggu...

Sebagai manusia kita mempunyai hak untuk berekspresi. banyak orang-orang yang tidak bisa mengekspresikan dirinya dengan hanya berbicara atau berbincang saja. Banyak sekali orang yang depresi karena tidak bisa mengekspresikan dirinya. Maka dari itu kita membutuhkan media untuk mencurahkan dan mengekspresikan diri kita. Kita dapat dengan mudahnya berekspresi jika ada medianya. Menulis merupakan salah satu media untuk mengekspresikan diri. Menulis Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), pengertian menulis adalah melahirkan pikiran atau perasaan (seperti mengarang, membuat surat) dengan tulisan

Menulis berarti menuangkan isi hati si penulis ke dalam bentuk tulisan, sehingga maksud hati penulis bisa diketahui banyak orang orang melalui tulisan yang dituliskan. Menurut Djago Tarigan dalam Elina Syarif, Zulkarnaini, Sumarno (2009: 5) menulis berarti mengekpresikan secara tertulis gagasan, ide, pendapat, atau  pikiran dan perasaan. Lado dalam Elina Syarif, Zulkarnaini, Sumarno (2009: 5) juga mengungkapkan pendapatnya mengenai menulis yaitu: meletakkan simbol grafis yang mewakili bahasa yang dimengerti orang lain. Kemampuan seseorang dalam menuangkan isi hatinya ke dalam sebuah tulisan sangatlah berbeda, dipengaruhi oleh latar belakang penulis. Dengan demikian, mutu atau kualitas tulisan setiap penulis berbeda pula satu sama lain. Namun, satu hal yang penting bahwa terkait dengan aktivitas menulis, seorang penulis harus memperhatikan kemampuan dan kebutuhan pembacanya. 

Dalam pengertian yang lain, menulis adalah kegiatan untuk menyatakan pikiran dan perasaan dalam bentuk tulisan yang diharapkan dapat dipahami oleh pembaca dan berfungsi sebagai alat komunikasi secara tidak langsung. Menulis bukanlah hal yang rumit, melainkan hal yang sangat mudah karena kita bisa menulis apa saja sesuai dengan kehendak hati kita. Tidak perlu berbakat untuk menulis karena menulis bukanlah sebuah bakat melainkan sebuah keahlian. 

Kita bisa memancing keahlian itu agar tumuh pada diri kita dengan cara terus mencoba dan berlatih. Mulailah berlatih seperti menulis kejadian atau kegiatan sehari-hari, menulis jika sedang mengalami suatu hal atau peristiwa, dan masih banyak lagi hal lainnya yang bisa kita buatsebagaibahan tulisan untuk kita berlatih dan mengasah kemampuan tersebut sehingga kita memiliki keahlian dalam menulis Dengan menulis kita dapat bebas berekspresi bahkan meluapkan segala keluh kesah kita, kesedihan, maupun kesenangan. 

Semua orang memiliki kemampuan menuangkan isi hatinya ke dalam sebuah tulisan, meski memiliki latarbelakang atau kehidupan yang berbeda-beda. Kita bebas menulis apapun yang kita rasakan pada setiap harinya. Maka kita bisa membuat sebuah diary dari tulisan itu. Atau jika kita mengalami sesuatu yang tidak dapat terlupakan, seperti pernah jalan-jalan ke luar negri, mengalami hal yang unik, maka kita bisa membuat sebuah cerpen dari tulisan itu. 

Jika kita memiliki imajinasi yang tinggi kita juga dapat mencurahkannya pada tulisan, maka bisa kita buat dari tulisan itu sebuah tulisan fiksi. Baik itu mengenai hal romatis, puitis, bahkan kita bisamengangkat dari kehidupan nyata. Kemudian kita bisa menerbitkan tulisan hasil dari ekspresi diri kita. Selai untuk media mengekspresikan diri, dengan menulis juga kita akan mendapatkan berbagai keuntungan, seperti apresiasi dari orang lain, kita jadi terkenal, bahkan kita bisa mendapatkan penghasilan. 

Tidak sedikit orang-orang sekarang yang hanya bekerja sebagai freelancer penulis. Dapat memiliki penghasilan tanpa harus keluar rumah. Nah, mudah kan kita untuk menulis? Kita dapat menjadikan kegiatan menulis sebagai media untuk kita mengekspresikan diri kita.

VIDEO PILIHAN