Mohon tunggu...
Erni Purwitosari
Erni Purwitosari Mohon Tunggu... Wiraswasta

Pesepeda dan pemotor yang gemar berkain serta berkebaya. Senang wisata alam, sejarah dan budaya serta penyuka kuliner yang khas.

Selanjutnya

Tutup

Travel Pilihan

Pengalaman Mengajak Si Kecil Naik Bus Tayo

16 Juni 2021   16:00 Diperbarui: 16 Juni 2021   17:45 345 9 3 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Pengalaman Mengajak Si Kecil Naik Bus Tayo
Penampakan bus Tayo (dokpri)

Beberapa waktu yang lalu saya mengajak adik-adik dan si kecil naik bus Tayo. Bus Tayo yang saya maksud bukan bus Tayo seperti yang ada di televisi. Sebuah film animasi anak-anak dengan judul sama, Tayo.

Bus Tayo yang saya maksud kependekan dari TAngerang aYO. Bus Rapid Trans Tangerang Ayo yang merupakan salah satu moda angkutan umum yang ada di Kota Tangerang

Sebagai warga Tangerang seharusnya sudah tidak asing dengan bus Tayo. Nyatanya ada juga yang tidak tahu, bahkan belum pernah merasakan naik bus Tayo. Wuduh, bagaimana bisa?

"Soalnya enggak tahu caranya? Katanya bayarnya pakai aplikasi. Kok ribet ya?"

Begitu salah satu alasan yang terlontar. Wah, biar enggak malu-maluin kakaknya yang aktif berkegiatan di Kota Tangerang. Saya pun mengajak adik-adik untuk jalan-jalan ke kota Tangerang merasakan naik bus Tayo.

Bus Tayo sendiri sudah beroperasi sejak tahun 2017. Dengan kapasitas 25 penumpang. Ada tiga koridor bus Tayo yang bisa kita tuju. Koridor I dengan trayek Poris-Jatiuwung. Koridor II dengan trayek Poris-Cibodas. Koridor III dengan trayek Ciledug-Tangerang City.

Bus Tayo beroperasi dari pukul 05.00-20.00 WIB. Namun selama pandemi jam operasinya agak dikurangi. Yaitu mulai pukul 05.30-19.00 WIB. Dilansir dari Tangerangnew.com, bus Tayo yang beroperasi jumlahnya sekitar 30 buah. 

Berhubung saya tinggal di daerah Kreo, maka yang dituju koridor III dengan trayek Ciledug-Tangerang City. Lokasinya tepat di samping Mall CBD Ciledug. Karena berada di halte awal maka kondisi bus yang saya dan adik-adik tumpangi masih kosong.

Suasana bus Tayo yang nyaman (dokpri)
Suasana bus Tayo yang nyaman (dokpri)

Si kecil senang sekali diajak naik bus. Sejak sebelum pandemi memang belum pernah saya ajak naik angkutan umum. Bukan memanjakannya dengan naik turun mobil atau naik motor jika bepergian. Namun memang belum ada kesempatan. Baru sekarang kesempatan itu datang. 

"Pandemi kok malah diajak jalan-jalan."

Mungkin ada yang berpendapat demikian. Jangan salah. Saat ada larangan dari pemerintah kota Tangerang berupa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Saya patuhi kok. Tidak kemana-mana bahkan pada saat hari raya Idul Fitri. Benar-benar di rumah saja.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x