Mohon tunggu...
Dayu Rifanto
Dayu Rifanto Mohon Tunggu... Dosen - Tinggal di Kota Sorong. Mari berteman dengan saya di IG @DayRifanto

Tinggal di Sorong, Papua Barat. Alumni UAJY dan Undip. Mengelola perpustakaan anak yang terbuka untuk umum bernama @PinjamPustaka di Sorong sejak Januari 2021. Surel dayurifanto@gmail.com | linktr.ee/dayrifanto

Selanjutnya

Tutup

Edukasi Artikel Utama

Mengenal Papua dan Mendukung Kearifan Lokal Melalui Bacaan Anak

17 Januari 2022   09:23 Diperbarui: 29 Januari 2022   08:05 512 14 4
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Lihat foto
Foto rumah honai laki-laki, sumber : Rosmaida Sinaga dalam buku "Papua Dalam Arus Sejarah Bangsa"

Mengenal Papua Melalui Bacaan Anak.

Oleh Dayu Rifanto.

 

“Saya tersentak melihat rumah honai di pinggir pantai, pada ilustrasi buku bacaan anak berlatar Papua yang saya baca”

Menggalang donasi buku, dan mengirimkannya berbagai taman baca di Papua, telah saya lakukan sejak 2012. Hal ini membuat saya jatuh cinta pada buku bacaan anak berlatar Papua, khususnya. Saya memandang buku sebagai sebuah pintu masuk, media dialog, perjumpaan, perkenalan dan pertukaran ide serta pandangan tentang Papua. Sayangnya saya menemukan hal mengejutkan pada buku bacaan anak berlatar Papua. Antara lain minimnya judul buku bacaan anak berlatar Papua, permasalahan penggambaran budaya Papua pada beberapa buku, juga kurangnya penulis bacaan anak yang berasal dari Papua.

Pada awal tahun 2015, seorang kawan memberi pertanyaan reflektif yang menarik sekaligus menohok. “Bagaimana, buku – buku anak yang dikirim apakah ada yang kontekstual dengan lingkungan di Papua?” tanya kawan saya itu. Tentu saja, jawabannya telah jadi rahasia umum. Begitu sedikit buku bacaan anak berlatar Papua yang terkumpul dan ikut dikirim.

Minimnya Buku Bacaan Anak Papua

Memang tak mudah mencari buku bacaan anak berlatar Papua di toko buku atau pasar perbukuan, pada tahun 2012 – 2014. Dalam proses pencarian, saya menemukan bahwa bacaan anak berlatar Papua yang bisa ditemukan, banyak yang diterbitkan oleh pemerintah baik pusat maupun daerah, ataupun yang digagas oleh NGO baik asing maupun lokal.

Sebagai contoh buku “Kisah Nuri dan Kakatua”adalah buku yang diterbitkan dari kerjasama pemerintah Provinsi Papua, Papua Barat, Dinas Pendidikan Provinsi, serta Sekolah Tinggi Seni Papua dan Australian Aid serta Unicef.

Contoh lain, misalnya buku yang diterbitkan Universitas Papua “Fabel Suku Irires”, atau misalnya buku – buku bacaan yang dibuat oleh Summer Institute of Linguistics (SIL) Jayapura yang bekerja sama dengan pemerintah daerah.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
Mohon tunggu...

Lihat Konten Edukasi Selengkapnya
Lihat Edukasi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
VIDEO PILIHAN
LAPORKAN KONTEN
Alasan