Mohon tunggu...
Danthy Margareth
Danthy Margareth Mohon Tunggu... Biasa-Biasa Saja

Dunia dalam Tulisan

Selanjutnya

Tutup

Puisi

Tentang Puisi

4 September 2020   18:46 Diperbarui: 4 September 2020   18:54 53 10 0 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Tentang Puisi
photo-by-thought-catalog-on-unsplash-5f522538d541df4e8e333234.jpg

Aku adalah tentang yang abadi
Bersemayam di rahim kepala yang sunyi
Ayah dan ibuku adalah akal dan budi

Saat masih sebesar biji delima
Aku mengecap pengetahuan dan rasa
Menenggak hikmat semanis madu dan kurma
Bertumbuh matang hingga lahir ke dunia

Andalanku adalah teka-teki dan kata-kata bermakna
Juga kekuatan sebagai pedang bermata dua

Aku mencumbu peradaban dengan aksara semerbak bau bunga
Meniup tawa di dalam hati yang merana
Menabur benih-benih cinta di atas luka-luka

Di saat yang sama,
aku memporak-porandakan manusia fana
Meletakkan bara menyala di atas kepala mereka,
membuatnya menderita hingga meregang nyawa

Roda kehidupan berputar
Langit dan bumi berguncang
Musim-musim berlalu
Mahluk-mahluk fana menemui ajalnya
Namun aku tetap tinggal di dalam rahim-rahim baru

Aku adalah tentang yang abadi
Diproses oleh waktu dan ilmu
Aku selalu dilahirkan kembali
Dengan wajah lama maupun rupa yang baru

Jakarta, 04 September 2020

VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x