Mohon tunggu...
Nur Terbit
Nur Terbit Mohon Tunggu... Jurnalis - Pers, Lawyer, Author, Blogger

Penulis buku Wartawan Bangkotan (YPTD), Lika-Liku Kisah Wartawan (PWI Pusat), Mati Ketawa Ala Netizen (YPTD), Editor Harian Terbit (1984-2014), Owner www.nurterbit.com, Twitter @Nurterbit, @IniWisataKulin1, FB - IG : @Nur Terbit, @Wartawan Bangkotan, @IniWisataKuliner Email: nurdaeng@gmail.com

Selanjutnya

Tutup

Sosbud Pilihan

Wartawan, Rektor, Cendekiawan: In Memoriam Prof Azyumardi Azra

19 September 2022   13:12 Diperbarui: 19 September 2022   14:15 516
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Sesekali bersidang di pengadilan. Kenangan sidang di MK dengan saksi ahli alm Adnan Buyung Nasution (foto dok Nur Terbit)

Saya seangkatan dengan Idrus Marham (mantan Ketua Pemuda Remaja mesjid indonesia, mantan Sekjen Golkar dan mantan Mensos).

Saat "hijerah" dari Makassar ke Jakarta 1980-an, di sela-sela menjalankan profesi wartawan, barulah sempat lagi ikut kuliah di IAIN Jakarta setelah 15 tahun "cuti kuliah" yang panjang. Saya masuk 1997 saat Rektornya Prof Azra. 

Ditemani istri usai diwisuda S2 di UIN Jakarta era Rektor Prof Azyumardi Azra (dok pribadi Nur Terbit)
Ditemani istri usai diwisuda S2 di UIN Jakarta era Rektor Prof Azyumardi Azra (dok pribadi Nur Terbit)

Kuliah macet lagi karena Reformasi. Ikut demo sambil liputan sbg wartawan. Baru selesai S1 dan wisuda 2004. Dengan gelar S1 Hukum itu pula, saya ikut ujian advokat dan lulus. Maka sejak 2009 saya pun beracara di pengadilan hingga sekarang. Wartawan merangkap pengacara.

Pengalaman ini, sudah saya tulis sebelumnya di Kompasiana dengan judul: "Repotnya Kuliah Tanpa Beasiswa", dimuat 22 April 2022.

"Mahasiswa abadi," begitu kata orang. Betapa tidak, saya mulai kuliah saat gelar S1 masih pakai Drs, lalu ganti S.Ag, dan ketika terakhir gelar S1 menjadi SH,i (fakultas Syariah) barulah saya berhasil diwisuda. 

Dekan saya juga sudah gonta-ganti, bahkan di era Prof Azra jadi Rektor, gedung Fakultas Syariah dirubuhin dan seluruh gedung IAIN dipercantik, saya belum selesai juga kuliahnya.

Alhamdulillah setelah IAIN jadi UIN, barulah diwisuda 2004. Diwisuda pasca salah satu gedung di UIN rubuh karena tak mampu menampung penonton ketika Gigi, grup band Arman Maulana mentas di UIN.

Alhamdulillah, meski terseok-seok kuliah, akhirnya bisa lanjut lagi dan meraih gelar S2 Hukum di Universita Islam Jakarta (UIJ, dulu UID ketika ejaan lama Djakarta) yang rektornya Prof Raihan. 

Diwisuda S2 Hukum di Universita Islam Jakarta (dok pribadi Nur Terbit)
Diwisuda S2 Hukum di Universita Islam Jakarta (dok pribadi Nur Terbit)

Ini perlu juga ada dalam catatan saya, sebab kuliah S2 ini atas bantuan fasilitas PWI Jaya kerja sama UIJ buka kelas khusus wartawan PWI Jaya se Jabodetabek.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
Mohon tunggu...

Lihat Konten Sosbud Selengkapnya
Lihat Sosbud Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun