Mohon tunggu...
Chaerul Sabara
Chaerul Sabara Mohon Tunggu... Insinyur - Pegawai Negeri Sipil

Suka nulis suka-suka____

Selanjutnya

Tutup

Bola Pilihan

AFCON 2022: Tragis, Juara Bertahan Pulang sebagai Juru Kunci

21 Januari 2022   03:05 Diperbarui: 21 Januari 2022   10:40 655
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Bagikan ide kreativitasmu dalam bentuk konten di Kompasiana | Sumber gambar: Freepik

Belum hilang kecemasan anak-anak asuh pelatih Djamel Belmadi, Pantai Gading kembali mencetak gol kedua mereka di menit ke-39.
Pantai Gading memenangkan tendangan bebas jauh, melebar di sebelah kanan. Serge Aurier maju dan melakukan umpan silang dalam yang luar biasa ke kepala Ibrahim Sangare, yang menanduk bola dari jarak 5 meter dan gol, 2-0 untuk Ivory Coast.

Babak pertama berakhir, dua gol dari Franck Kessi dan Ibrahim Sangare telah memberikan keunggulan yang pantas bagi pasukan Gajah, dan bagi Aljazair yang semakin terpojok mereka membutuhkan tiga gol di babak kedua untuk tetap berada di kompetisi.

Laga babak kedua baru berlangsung 5 menit, Serge Aurier sang kapten Pantai Gading memiliki peluang untuk menambah gol, melakukan percobaan tendangan dari jarak 25 meter, namun sayang tembakannya mengenai bagian luar tiang dengan kiper Rais M'Bolhi hanya bisa menonton dan tak berdaya.

Dan duka Aljazair semakin dalam di Menit ke-53, Pantai Gading memimpin 3-0 melalui gol pemain Arsenal Nicolas Pepe.
Pepe menusuk ke area penalti dan tanpa seorang bek yang mengganggunya, mendapatkan sodoran dari Sebastien Haller, Pepe melepaskan tembakan melengkung ke sudut jauh dan gol. Permainan sepertinya sudah berakhir bagi Aljazair.

Duka bagi Aljazair semakin menjadi-jadi di menit ke-58, Aljazair membangun serangan dengan apik, dan mereka memenangkan penalti saat Belaili terjatuh. Sedikit terlihat kontroversial, namun tidak ada tinjauan VAR. Riyad Mahrez yang tampil sebagai algojo, gagal mengeksekusi dengan baik, tendangannya masih membentur tiang kiri gawang.

Hiburan bagi juara bertahan yang sempoyongan. Menit ke-73, Aljazair mendapatkan tendangan sudut, Aissa Mandi mengirim bola yang dimanfaatkan dengan baik oleh Sofiane Bendebka untuk mencetak gol pertama dan satu-satunya bagi Aljazair di turnamen ini.

Mendapatkan sedikit angin, Aljazair terlihat lebih bersemangat dan lincah, berselang dua menit Islam Slimani masuk ke area penalti dan dipaksa mundur tetapi kemudian Slimani mendapatkan umpan silang yang bagus sayangnya sundulannya yang mengarah ke bawah dengan cerdas dapat ditepis oleh penjaga gawang Badra Ali Sangare.

Menit 82, kesempatan lain bagi Aljazair. Tendangan menyudut Yacine Brahimi yang masuk di babak kedua menggantikan Baghdad Bounedjah, sayang tendangan dari jarak jauh itu masih bisa ditepis oleh Badra Sangare yang tampil impresif.

Hingga wasit meniup peluit akhir pertandingan di menit ke-90+4, Aljazair takmampu bangkit dari keterpurukannya, sang juara bertahan harus angkat koper lebih cepat dengan predikat sebagai juru kunci Grup E, tidak pernah menang hanya meraih satu poin dan juga hanya mencetak satu biji gol dengan empat kali kebobolan.

Susunan Pemain :

Pantai Gading (4-3-3): Badra Sangare; Serge Aurier (Habib Maga. 69'), Odilon Kossounou, Simon Deli (Wilfried Kanon. 68'), Ghislain Konan; Ibrahim Sangare (Serey Die. 69'), Jean Michal Seri, Franck Kessi; Nicolas Pepe (Wilfried Zaha, 85'), Sebastien Haller, Max-Alain Gradel.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Bola Selengkapnya
Lihat Bola Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun