Mohon tunggu...
Christie Damayanti
Christie Damayanti Mohon Tunggu... Arsitek - Just a survivor

Just a stroke survivor : stroke dan cancer survivor, architect, 'urban and city planner', author, traveller, motivator, philatelist, also as Jesus's belonging. http://christiesuharto.com http://www.youtube.com/christievalentino http://charity.christiesuharto.com

Selanjutnya

Tutup

Humaniora Pilihan

"Rumah Graeme" di Tepi Hutan Eucalyptus, Tempat Aku Tinggal di Sidney Tahun 1990

1 Maret 2021   09:40 Diperbarui: 1 Maret 2021   10:03 817
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Dokumentasi pribadi/Ruang tamu dan ruang keluarga di kantai ke-3 terbawah, tempat aku bersantai di sore hari, tetapi jika malam hari, agak seram karena pandangannya dari kaca besar itu, ke hutan gelap

"Good morning", sapa mereka.

Ternyata mereka sudah bangun dan sudah jogging. Sepasang Graeme dan Nanette Goodsell, yang ramah dan menerimaku dengan baik, sebagai anak dari sahabat mereka.

Aku bersiap dengagn kata2 terbaikku sebagai tamu dari Indonesia. Mulanya, aku bicara terbata2, tetapi karena penerimaan mereka yang tulus serta mengerti, aku semakin lancer berbicara dengan bahasa Inggris, yang menurutku masih tetap terbata2 ......

Aku ingat sekali, mereka berkata begini (terjemahannya),

"Christie, kami mengerti bahwa kamu susah berbahasa Inggris, karena Indonesia tidak berbahasa Inggris. Tetapi, kalian dri Indonesia termasuk kamu, sangat luar biasa! Bisa berbicaa 2 bahasa! Sedangkan kami, kami hanya bisa berbahasa Inggris saja, tidak bisa berbahasa yang lain. Jadi, kalian lebih hebat dai kami", ......

Ini adalah kata2 pertama yang membuat rasa percaya diriku tumbuh dengan cepat!

Bahwa, aku bisa berbahasa Indonesia dan Inggris, dan mereka hanya bisa Bahasa Inggris saja!

Hihihihi .....

Mungkin, sekarang ini, kalimat diatas, terbaca sangat lebay. Tetapi, tidak untukku saat itu, di tahun 1990, dimana aku travelling SENDIRIAN ke Australia!

Soooooooo ......

Setelah itu, komunikasiku dengan mereka semakin lancar ......

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 5
Mohon tunggu...

Lihat Konten Humaniora Selengkapnya
Lihat Humaniora Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun