Mohon tunggu...
Christie Damayanti
Christie Damayanti Mohon Tunggu... Arsitek - Just a survivor

Just a stroke survivor : stroke dan cancer survivor, architect, 'urban and city planner', author, traveller, motivator, philatelist, also as Jesus's belonging. http://christiesuharto.com http://www.youtube.com/christievalentino http://charity.christiesuharto.com

Selanjutnya

Tutup

Trip Pilihan

Kimono Biru dengan Latar Pagoda Bertingkat 5 di Kompleks Kuil Merah Sensoji Asakusa

16 Juni 2019   14:18 Diperbarui: 16 Juni 2019   14:27 98
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Antara distrik Asakusa dengan distrik modern Tokyo SkyTree, terbentang Sungai Sumida, dimana pagoda beringkat lima benar2 terlihat sebagai bangunan monumental tradisional keagamaan Budha di Tokyo.

 

alamy-5d05ebc43ba7f76d246112a2.jpg
alamy-5d05ebc43ba7f76d246112a2.jpg

www.alamy.com

Pagoda bertingkat 5 Sensoji Temple, sebagai landmark distrik Asakusa, serta terlihat di Sungai Sumida

                                                                                                                                       ***

Pagoda di Jepang sendiri, disebut dengan To atau Butto atau Toba.

Pagoda pada dasarnya adalah Buddha dan merupakan komponen penting dari senyawa kuil Buddha atau kuil Shinto Jepang. Dan setelah Restorasi Meiji, kata t, yang dulu digunakan secara eksklusif dalam konteks keagamaan, menjadi juga berarti "menara" dalam arti barat, seperti misalnya di menara Eiffel. Wikipedia.

Dari banyak bentuk pagoda Jepang, beberapa dibangun di kayu dan secara kolektif dikenal sebagai mokut, tetapi sebagian besar diukir dari batu. Pagoda kayu adalah bangunan besar dengan banyak cerita2 lokal Jepang. Tapi pagoda dari batu, umumnya hanya dibawa 3 meter.

Berarti dengan tinggi hanya 3 meer, pagoda itu hanya berlantai 1.

 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 5
  6. 6
Mohon tunggu...

Lihat Konten Trip Selengkapnya
Lihat Trip Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun