Mohon tunggu...
Christie Damayanti
Christie Damayanti Mohon Tunggu... Just a survivor

Just a stroke survivor & cancer survivor, architect, 'urban and city planner', author, traveller, motivator, philatelist, also as Jesus's belonging. http://christiesuharto.com http://www.youtube.com/christievalentino http://charity.christiesuharto.com

Selanjutnya

Tutup

Travel Pilihan

Padang Rumput dengan Pepohonan Raksasa Hijau dan Tanpa Daun yang "Magis"

22 Mei 2019   14:31 Diperbarui: 22 Mei 2019   14:49 0 3 1 Mohon Tunggu...
Padang Rumput dengan Pepohonan Raksasa Hijau dan Tanpa Daun yang "Magis"
Dokumentasi pribadi | Langit biru, padang hijau rumput, dengan pepohonan raksasa cantik! Dengan latar belakang distrik Shinjuku, kota Metropolitan Tokyo

By Christie Damayanti

Shinjuku Gyoen National Park, bukan Cuma untuk melihat bunga2 Sakura beraneka jenis saja, tetaoi ini adalah sebuah 'taman nasional', yang digarap serius oleh pemerintah Jepang di nibukota Tokyo, untuk memberikan suasana dan ydara yang sehat, serta untuk tanah penyerapan dan paru2 kota metropolitan.

Pohon2 cherry berbua Sakura yang membuat aku 'gila', itu hanta seperseberapa nya taman nasional tersebut. Dari pintu gerdang Sendagaya, tinggal belok kanan dan dari kejauhan sudah tampak warna pik dan keputihan, bunga2 Sakura berbagai jenis.

Hutan Sakura di Shinjuku Gyoen National Park ini, di musim semi memang merupakan "ratu". Wisatawan asing bahkan wisatawan local, pasti datang kesana untuk menikmati keindahan bunga2 Sakura. Bahkan, ketika aku berkenalan dengan seorang ibu setengah bawa Jepang yang tinggal diseputaran taman nasional ini, dia bercerita bahwa setiap hari dimusim Sakura (sektar 2 minggu) selalu kesana untuk melakukan "hanami" bersama teman2 dan sodara2nya .....

Ya, "hanami" adalah bersenang2 sambil piknik makan2 dan minum2 dengan duduk diatas tikar dibawah pohon Sakura. Dan itu meng sudah menjadi tradisi serta budaya Jepang. Sehingga, di taman nasional di Shinjuku ini, Sakura memang sedang menjadi trading topic, di setiap musim semi.

Lihat tulisanku, [Berburu Sakura 13] Aku, Michelle, Kayoko, Sakura, "Hanami" dan Shinjuku Gyoen National Park

Tetapi, di taman nasional ini bukan hanya pohon2 cherry berbunga Sakura saja, tetapi ada banyak pohon serta banyak area yang dikelompok2an supaya kita bisa menikmati sesuai dengan kesukaan kita.

 

www.env.go.jp | Peta Shinjuku Gyoen National Park, pintu Sendagaya di bawah. Area pohon cherry berbunga Sakura sebelah kanan dan padang rumput (lawn area) dengan pepohonan raksasa, di sebelah kiri.
www.env.go.jp | Peta Shinjuku Gyoen National Park, pintu Sendagaya di bawah. Area pohon cherry berbunga Sakura sebelah kanan dan padang rumput (lawn area) dengan pepohonan raksasa, di sebelah kiri.
Shinjuku Gyoen National Park, terdiri dari Cherry Tree Area, French Formal Garden, English Landscape Garden, Japanese Traditional Garden, Mother and Child's Forest, Chysanthemum Cultivation Field (tidak dibuka untuk umum) dan Lawn Area.

Dokumentasi pribadi | Pintu masuk Sendagaya ke Shinjuku yoen National Park
Dokumentasi pribadi | Pintu masuk Sendagaya ke Shinjuku yoen National Park
Tetapi karena aku focus untuk 'berburu Sakura' di musim semi di Jepang Mare tahun 2019 lalu, termasuk 'berburu Sakura' di taman nasional Shinjuku ini, aku seharian disana benar2 untuk bunga Sakura. Walau sisa waktu sebelum aku keluar dari taman ini, aku sempat sedikit berjalan kearah kiri pintu keluar Sendagaya.

***

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
KONTEN MENARIK LAINNYA
x