Mohon tunggu...
charles dm
charles dm Mohon Tunggu... Freelancer - charlesemanueldm@gmail.com

Verba volant, scripta manent!

Selanjutnya

Tutup

Raket Artikel Utama

Anthony Ginting, Harapan Semata Wayang dan Kans vs Loh Kean Yew di Final BAC 2023

30 April 2023   10:06 Diperbarui: 30 April 2023   11:31 829
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Anthony Ginting saat tampil di perempat final BAC 2023. Ia jadi harapan satu-satunya di final: dok PBSI via Kompas.com

Sembilan wakil di perempat final hanya dua ke semifinal. Kemudian, hanya satu dari dua wakil itu ke partai pemungkas.

Demikian ringkasan perjalanan wakil Indonesia di Kejuaraan Badminton Asia 2023 atau Badminton Asia Championship (BAC) 2023.

Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti belum mampu melewati hadangan unggulan pertama dari Cina, Zheng Si Wei/Huang Ya Qiong di delapan besar, Jumat (28/4/2023). Pasangan yang kini berjuang di luar Pelatnas PBSI itu takluk straight set, 11-21 dan 17-21.

Demikian juga ganda campuran pelatnas Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas Mentari yang sempat memaksa Goh Soon Huat/Lai Shevon Jemie bermain tiga gim. Namun pada akhirnya menyerah di set penentuan dari unggulan delapan asal Malaysia itu, 17-21, 21-15, dan 19-21.

Tiga harapan terakhir ganda putra pun kandas di babak yang sama. Muhammad Shohibul Fikri/Bagas Maulana menyerah 14-21 dan 17-21 dari unggulan empat asal Jepang, Takuro Hoki/Yugo Kobayashi.

Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan yang menjadi unggulan ketiga tampil antiklimaks. The Daddies harus menyerahkan tiket semifinal kepada unggulan enam dari India, Satwiksairaj Rankireddy/Chirag Shetty, 11-21 dan 12-21.

Pil pahit juga ditelan unggulan pertama Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto. Versi terbaik mereka tidak mengemuka saat meladeni Ong Yew Sin/Teo Ee Yi.

Fajar/Rian yang adalah pasangan nomor satu dunia sempat berjuang merebut momentum di gim pembuka saat mengejar ketertinggalan 17-20 menjadi 20-20. Namun, kesempatan itu kemudian lepas.

Alih-alih bangkit di set kedua dan memaksa pertandingan berlangsung rubber game, Fajar/Rian malah melakukan banyak kesalahan sendiri. Akibatnya, Fajar/Rian mau tidak mau membiarkan unggulan delapan dari Malaysia itu melaju.

Tidak seperti di babak perempat final Malaysia Open 2023 yang berlangsung tiga set dan berujung kemenangan. Kekalahan dua gim langsung, 20-22 dan 15-21, pun membuat harapan Negeri Jiran itu bisa memperkecil skor "head to head" menjadi 4-7.

Jorji belum puas

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 5
Mohon tunggu...

Lihat Konten Raket Selengkapnya
Lihat Raket Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun