Mohon tunggu...
Cerita_Esa
Cerita_Esa Mohon Tunggu... Guru - Menulis dan membaca tidak membuatmu kaya sekejap, tapi yakini dapat membuat hidupmu beradap

@Cerita_esa karena setiap jengkal adalah langkah, dan setiap langkah memiliki sejarah, maka ceritakanlah selama itu memberi manfaat.

Selanjutnya

Tutup

Diary Pilihan

Jujur Sama dengan Minoritas

17 September 2021   09:58 Diperbarui: 17 September 2021   10:14 200
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Diary. Sumber ilustrasi: PEXELS/Markus Winkler

"Banget Mir bukan benteng."

"Nah, itu ngaku sendiri."

Ternyata aku juga tertarik dengan rasa penasaran untuk melihat nilai. Sampai di depan mading sepi, sunyi, sepertinya aku orang terakhir yang melihat nilai. Jari telunjuku sibuk kutarik-tarik mencari nama "Dennisa Ayu Nirmala". Ternyata benar, peringakat kedua dalam daftar nilai terbaik.

"Cie cie yang nilainya bagus. Tau gitu aku nyontek kamu aja ya?" Suara Riyan dari arah belakangku.

"Woooyyy ngagetin aja sih lu. Eh kamu sama temen-temenmu juga lumayan loh nilainya liat deh," menunjuk nama Riyan dan Seno.

"Lumayan, bisa bersaing sehat kita."

Satu bulan kemudian tidak terasa ujian tengah semester tiba. Antara semangat dan tidak untuk lanjut masih bimbang. Masih ada tujuh semester lagi aku akan bersaing diantara model kehidupan yang seperti ini. Seperti kucing yang masuk di dalam kandang macan. Seperti ulama yang masuk pada ruang kemaksiatan. Ya, hal yang baik akan ikut melebur pada ruang yang mendominasi dan yang minoritas tak bisa terlihat.

"Gimana Yuk. Udah belajar kamu?" Tanya Riyan.

"Belajar atau nggak sama aja Yan. Sama-sama aku harus mearasakan kekalahan karena kurang belajar menyontek yang baik."

"Memangnya kamu mau ikut-ikutan gitu juga?"

"Memangnya selama ini aku terlihat seperti itu ya?" tanyaku kembali sambil berpaling.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 5
  6. 6
  7. 7
  8. 8
  9. 9
  10. 10
  11. 11
Mohon tunggu...

Lihat Konten Diary Selengkapnya
Lihat Diary Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun