Mohon tunggu...
Casmudi
Casmudi Mohon Tunggu... Full Time Blogger - Seorang bapak dengan satu anak remaja.

Travel and Lifestyle Blogger I Kompasianer Bali I Danone Blogger Academy 3 I Finalis Bisnis Indonesia Writing Contest 2015 dan 2019 I Netizen MPR 2018

Selanjutnya

Tutup

Kurma Pilihan

Bukber Makin Asyik bersama Kerabat

19 Mei 2018   18:56 Diperbarui: 19 Mei 2018   21:28 875
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Bagikan ide kreativitasmu dalam bentuk konten di Kompasiana | Sumber gambar: Freepik

(Dok. Pri)
(Dok. Pri)
(Dzahaba-zh Zama'u, Wabtalati-l 'Uruuqu wa Tsabata-l Ajru, Insyaa Allah)

Artinya:

"Telah hilang dahaga, urat-urat telah basah, dan telah diraih pahala, insya Allah."

Doa di atas adalah doa yang sahih saat berbuka puasa. Doa berbuka puasa yang terdapat dalam Hadist Rasulullah SAW yang selengkapnya dari Ibnu Umar radhiallahu 'anhuma, beliau mengatakan:

(Dok. Pri)
(Dok. Pri)
Artinya:

"Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam, apabila beliau berbuka, beliau membaca: "Dzahaba-zh Zama'u, Wabtalati-l 'Uruuqu..." (HR. Abu Daud 2357, Ad-Daruquthni dalam sunannya 2279, Al-Bazzar dalam Al-Musnad 5395, dan Al-Baihaqi dalam As-Shugra 1390.

Bukber Jaman Now

Acara berbuka puasa akan semakin seru jika diadakan secara bersama-sama atau yang sering disebut dengan Bukber (Buka Bersama). Banyak kemasan bukber yang didesain semenarik mungkin. Ada yang diselingi dengan musik gaya Anak Jaman NOW, pengajian dan lain-lain.

Anda juga sering lihat acara bukber di berbagai stasiun televisi swasta yang dibuat heboh dengan diisi para artis. Namun, acara inti dari semua itu adalah Bukber untuk membatalkan puasa.

Bahkan, banyak perusahaan atau perorangan yang mengadakan bukber menjadi acara yang seru di bulan Ramadhan. Oleh sebab itu, bukber sudah menjadi acara wajib yang harus dilakukan dari kelas hotel mewah sampai hotel paling bawah (kaki lima).  Formatnya pun beragam, dari acara bukber yang dipadukan dengan pengajian hingga bukber yang sekedar ngumpul bersama teman dan kerabat tanpa acara seremonial.

Acara bukber hendaknya jauh dari kesan mewah atau hura-hura. Tidak perlu mendatangkan ustadz atau kyai untuk mengisi ceramah sebelum acara bukber dimulai. Dan,  tidak perlu mengundang band-band ternama ala Noah, Wali atau yang lainnya. Bukber sebaiknya menjadi acara berkumpul yang bertujuan untuk menjalin komunikasi.  

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Kurma Selengkapnya
Lihat Kurma Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun