Mohon tunggu...
Hadi Saksono
Hadi Saksono Mohon Tunggu... Jurnalis - AADC (Apa Aja Dijadikan Coretan)

Vox Populi Vox Dangdut

Selanjutnya

Tutup

Bola Artikel Utama

Seyogianya Lirik Lagu Suporter Indonesia Menebar Energi Positif

4 Oktober 2022   12:30 Diperbarui: 5 Oktober 2022   06:31 1350
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Bagikan ide kreativitasmu dalam bentuk konten di Kompasiana | Sumber gambar: Freepik

Mungkin Anda pernah melihat ada keluarga, teman, atau kolega handai taulan yang 'baper' atau malah menangis, atau malah menjadi gembira, atau justru bersemangat dan terpacu untuk mengerjakan sesuatu ketika mendengar musik karena mendengar sebuah lagu? Jangan menganggap aneh, karena memang ada penelitian ilmiah terkait hal ini.

Sebuah penelitian di Scientific Reports yang meneliti aspek respons emosional terhadap musik menyebut ketika musik diputar, saraf parasimpatik pendengarnya ikut bergerak.

Saat kita memutarkan musik kemudian merasakan rileks, saat itulah saraf parasimpatik diaktifkan dan hormon yang berpengaruh untuk menimbulkan rasa jatuh cinta, gembira, ataupun percaya pada suatu hal, sudah aktif pada tubuh sang pendengar.

Nah, dalam konteks lagu Tinggalkan Ayah Tinggalkan Ibu, tentu menjadi relevan jika lagu ini digunakan untuk mensugesti agar anggota maupun calon anggota TNI meresapi untuk kemudian melakukan apa yang tergambar dalam lirik lagu tersebut.

Dengan seringnya menyanyikan dan mendengarkan lagu tersebut,  tentu diharapkan anggota TNI menjadi semangat untuk korps yang dimasukinya, dan tanpa ragu---dan dalam titik tertentu tak lagi terbebani oleh keluarga--untuk menyerahkan jiwa dan raganya demi tugas bangsa dan negara.

Metode menggunakan yel-yel ini pulalah yang juga dipakai oleh suporter untuk mensugesti suntikan semangat, baik kepada tim yang didukungnya maupun bagi kelompok suporter itu sendiri.

Di jagad persepakbolaan dunia, ada salah satu chant yang tersohor yakni You'll Never Walk Alone yang identik dengan klub Inggris, Liverpool.

Lagu You'll Never Walk Alone sendiri, sebenarnya diciptakan komposer asal Amerika Serikat Richard Rodgers dan Oscar Hammerstein II. Lagu ini kemudian dinyanyikan dalam pertunjukkan drama musikal Carousel karya Rodgers dan Hammerstein pada 1945.

Liriknya yang dalam dan sarat makna membuat banyak musisi ternama mencoba mempopulerkan ulang. Tercatat, Frank Sinatra, Elvis Presley, dan Johnny Cash pernah merekam ulang lagu tersebut.

Namun, lagu yang kerap juga disebut 'YNWA' justru meledak ketika dirilis ulang versi pop oleh band asal Liverpool, Gerry and the Pacemakers pada tahun 1963. Lagu ini kemudian menguasai puncak tangga lagu Inggris di masa itu.

Karena popularitasnya, pendukung Liverpool mulai menyanyikan lagu ini untuk menyemangati klub kesayangannya saat bertanding. Sejak saat itu lagu YNWA menjadi identik dengan klub pemegang 20 kali gelar juara Premier League ini, meski beberapa sumber menyebutkan pendukung Liverpool bahkan sudah mulai menyanyikan lagu ini sebelum dipopulerkan Gerry and the Pacemakers.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
Mohon tunggu...

Lihat Konten Bola Selengkapnya
Lihat Bola Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun