Mohon tunggu...
Budi Yanto
Budi Yanto Mohon Tunggu... Guru - Guru SDN 009 BUKIT INDAH

"BELAJAR SEPANJANG HAYAT"

Selanjutnya

Tutup

Pendidikan

Best Practice PPG Daljab Kategori 1 Tahun 2022

2 Oktober 2022   21:08 Diperbarui: 2 Oktober 2022   21:17 671
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Bagikan ide kreativitasmu dalam bentuk konten di Kompasiana | Sumber gambar: Freepik

Keterangan

  • Pada Pembelajaran sebelum aksi ketuntasan 18% ( 4 dari 22 Peserta didik) yang memperoleh nilai diatas 2,4.
  • Pada pembelajaran setelah aksi ketuntasan 86% (19 dari 22 peserta didik) yang memperoleh nilai diatas 2,4.
  • Foto Mengamati Video

Foto berdiskusi

 
 
Foto Presentasi Peserta didik

Apakah hasilnya efektif? Atau tidak efektif?  Mengapa?

  • Dari uraian dan data tersebut di atas dapat disimpulkan bahwa praktik ini sangat efektif. Karena dari ketiga aspek penilian Sikap, Pengetahuan dan Ketrampilan sudah menunjukan tingkat ketuntasan 90%. Hal ini dapat diperkuat dengan hasil survei peserta didik berikut :

 
Keterangan :

  • Pertanyaan ke-1, semua peserta didik menjawab sangat suka
  • Pertanyaan ke-2, 21 peserta didik menjawab sangat suka dan 1 peserta didik menjawab suka
  • Pertanyaan ke-3, semua peserta didik menjawab sangat suka
  • Pertanyaan ke-4, 21 peserta didik menjawab sangat suka dan 1 peserta didik menjawab suka


Bagaimana respon orang lain terkait dengan strategi yang dilakukan.

Berdasarkan hasil wawancara kepada Kepala Sekolah (observer), respon observer adalah menyambut baik praktik ini, pembelajaran sudah berjalan dengan baik sesuai langkah-langkah di RPP, peserta didik terlibat dan aktif dalam proses pembelajaran, pembelajaran sudah berpusat kepada peserta didik sehingga peserta didik termotivasi dalam belajar, penggunaan media pembelajaran menarik perhatian peserta didik sehingga peserta didik lebih antusias dalam belajar. Dan beliau berpesan proses pembelajaran seperti ini dapat di kembangkan pada kelas lain.

Berdasarkan hasil wawancara kepada peserta didik, respon peserta didik terhadap kegiatan pembelajara ini adalah sangat senang dan antusias, ini juga bisa dilihat dari kegiatan refleksi akhir pembelajaran peserta didik memberikan refleksi bahwa pembelajaran sangat menyenangkan dan media pembelajarannya menarik juga mudah dipahami. Hal ini juga terlihat selama kegiatan prosess belajar mengajar peserta didik sangat aktif dalam menyelesaikan tugas yang diberikan.

  • Apa yang menjadi faktor keberhasilan atau ketidakberhasilan dari strategi yang dilakukan?

Beberapa faktor yang mempengaruhi  keberhasilan dari aksi ini adalah:

  • Perencanaan dan persiapan yang matang, mulai dari identifikasi masalah, penentuan solusi, menyiapkan perangkat, menyiapkan bahan dan alat, serta koodinasi kepada kepala sekolah, teman sejawat dan pihak-pihak terkait, yang kompeten pada praktik ini.
  • Perangkat yang lengkap (RPP, bahan ajar, media, LKPD, kisi-kisi soal evaluasi, instrumen dan rubrik penilaian serta instrumen refleksi berupa jurnal refleksi, lembar observasi, penilaian hasil wawancara, hasil survey kepada peserta didik dan artefak hasil belajar peserta didik), Laptop, Proyektor, Layar proyektor, Jaringan listrik, Printer, dan kertas.
  • Pengusaan guru terhadap media pembelajaran, pendekatan, model, metode dan langkah-langkah pada rencana pembelajaran yang sudah dibuat.
  • Dukungan dari kepala sekolah, teman sejawat atas terlaksananya aksi ini.

 

  • Apa pembelajaran dari keseluruhan proses tersebut 

Mengajar bukan hanya sekedar menyapaikan materi di depan kelas saja. Mengajar adalah suatu proses, proses yang dimulai dari perencanaan,  pelaksanaan, dan evaluasi/refleksi.  Mengajar yang baik perlu mengidentifikasi masalah yang dialami peserta didik, kemudian mengeksplorasi penyebab masalah dengan melakukan wawancara dan mengkaji berbagai literatur lalu menganalisis solusi setelah itu membuat perencanaan pembelajaran dengan baik dan matang serta mempersiapkan alat dan bahan yang diperlukan kemudian melaksanakan pembelajaran sesuai perencanaan, selanjutnya evaluasi pelaksanaan proses tersebut, dan kembali lagi ke proses identifikasi secara berulang.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 5
  6. 6
  7. 7
Mohon tunggu...

Lihat Konten Pendidikan Selengkapnya
Lihat Pendidikan Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun