Mohon tunggu...
Birokrasi

Game of Thrones Episode: The Silence of Duo AS

7 Oktober 2016   21:59 Diperbarui: 7 Oktober 2016   22:01 229 2 1 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Game of Thrones Episode: The Silence of Duo AS
https://www.facebook.com/photo.php?fbid=1958202077739979&set=a.1957716597788527.1073741828.100006506168842&type=3&theater

Selamat malam teman-teman...

Game of Thrones DKI Jakarta 2017 semakin panas aja...

Gara2 ulah SBY (Si Buni Yani), suhu politik langsung membara. Bahkan, hari ini sudah ada 2 organsisasi yang mengadukan Ahok ke Polda Metro Jaya. Yaitu Forum Anti Penistaan Agama (FUPA) dan Pemuda Muhammadiyah. Mereka mengadukan Ahok, karena mereka mempercayai video yang di upload Si Buni Yani tentang Ahok dan Surat Al Maidah Ayat 51.

Nah, pemilik akun Buni Yani, yang meng-upload video sebagai dasar laporan 2 organisasi tersebut sekarang sedang galau bin resah. Kelompok Relawan Kotak Adja (Komunitas Muda Ahok Djarot) melaporkan Buni Yani ke Polda Metro Jaya.

Ketua Kotak Adja, Muannas Alaidid mengatakan pihaknya melaporkan akun Facebook bernama SBY (Si Buni Yani) yang diduga pertama memprovokasi masyarakat dengan memposting potongan dari video asli.

"Kami melihat adanya pengunggahan video viral di Facebook tidak utuh dan sepotong-potong sehingga menimbulkan multitafsir dan kesalahpahaman," kata Muannas di Mapolda Metro Jaya, Jumat.

Muannas mengaku melapor atas inisiatifnya sendiri. Ia juga melihat adanya niat jahat dari pelaku untuk mengadudomba masyarakat. Akun Facebook itu kini telah dihapus pemiliknya.

"Hasil temuan kami ternyata akun ini juga menyebarkan form registrasi salah satu pendukung pasangan calon di Pilkada DKI, yang bersangkutan adalah pendukung salah satu pasangan calon," ujar Muannas.

Muannas pun melaporkan tersebut melanggar Pasal 28 UU 11 Tahun 2008 tentang Informasi Teknologi dan Transaksi Elektronik tentang penyebaran informasi yang ditujukan untuk menimbulkan rasa kebencian atau permusuhan berdasarkan SARA.

Terkait dengan beberapa pihak yang sebelumnya melaporkan Ahok atas penistaan agama, Muannas justru meminta polisi juga mengusut secara tuntas sebab meresahkan masyarakat.

"Kami mengharapkan warga DKI khusus umat Islam tidak terpancing dan terprovokasi dan tetap obyektif menyikapi sehingga pelaksanaan pilkada 2017 nanti dapat berjalan dengan aman dan lancar," ujarnya. 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x