Mohon tunggu...
Adi Pradana
Adi Pradana Mohon Tunggu... Sampaikan yang benar meski itu pahit

Belajar dari kesalahan untuk mencapai cita-cita yang 'ROMANTIS'

Selanjutnya

Tutup

Media

Putri Sultan Bima Bergelar 'Ruma Bumi Partiga' Tutup Usia

19 Maret 2017   11:07 Diperbarui: 19 Maret 2017   11:23 0 1 0 Mohon Tunggu...
Putri Sultan Bima Bergelar 'Ruma Bumi Partiga' Tutup Usia
Dr Hj Siti Maryam Binti Muhammad Salahudin (Ina Ka'u Mari)

Bima (NTB)—Dr Hj Siti Maryam Binti Muhammad Salahudin atau dikenal Ina Ka’u Mari, akhirnya berpulang menghadap Sang Ilahi. Putri Sultan Bima ke XIV bergelar “Ruma Bumi Partiga” ini menghembuskan nafas terakhir sekira pukul 16.00 Wita, di RSUD Bima, Sabtu (18/3/2017).

Dr Hj Siti Maryam Binti Muhammad Salahudin yang juga sebagai Ketua Majelis Adat Sara Dana Mbojo ini, meninggalkan dunia di usia yang ke 90 tahun (1927-2017).

Sebelumnya, Ina Ka’u Mari menjalani perawatan di RSUD Bima setelah penyakit usianya mulai menyerang. Dimana belakangan ini ia sering sakit dan sempat dirawat khusus di kediamannya.

Jenazah almarhum Ina Ka’u Mari disemayamkan di kediaman keluarga besar Sultan Bima (Pendopo Bupati Bima), di Kota Bima sambil persiapan prosesi pemakaman di sebelah barat Masjid Sultan Salahuddin Bima Kota Bima, Minggu (19/3/2017) siang.

Persiapan pengantaran Jenazah Almarhumah Dr Hj Siti Maryam M Salahuddin dilakukan. Begitu pun penyampaian riwayat hidup dilakukan oleh Hj Fera Amalia SE,MM. Kemudian sambutan keluarga disampaikan oleh Ferdiansyah Fajar Islam.

Pasukan Suba Kerajaan Bima juga disiapkan untuk menandu jenazah dari pendopo. Kemudian dilakukan penyerahan jenazah oleh keluarga kepada Dandim dan Kapolres untuk selanjutnya dibawa ke Masjid Sultan Muhammad Salahuddin untuk di sholat.

Setelah sholat Dzuhur, jenazah dimakamkan oleh keluarga dan masyarakat setempat, serta yang hadir dalam prosesi pemakaman jenazah bergelar “Ruma Bumi Partiga” itu.

Selamat jalan Ina Ka'u Mari. Masyarakat Bima mendoakanmu semoga mendapatkan tempat yang layak di disisi Allah SWT.

Di hari sabtu tanggal 18 Maret 2017 menjadi catatan sejarah bagi masyarakat Bima setelah engkau menghembuskan nafas terakhir menghadap Sang Khalik.(adi)

KONTEN MENARIK LAINNYA
x