Bobby Steven MSF
Bobby Steven MSF Tebar kebaikan lewat tulisan.

Pastor-biarawan. Suka berteman dengan siapa saja. MSF bukan gelar, itu tarekat saya: Missionariorum a Sacra Famiglia yang bergerak, antara lain, dalam pendampingan keluarga. Sila hubungi kontakbobby@zoho.eu untuk tukar ide. Penghargaan materi akan dipakai untuk menolong. Tulisan lain: qureta.com

Selanjutnya

Tutup

Bahasa

Biasakan yang Betul, Menemukan atau Menemui?

12 Januari 2019   20:38 Diperbarui: 12 Januari 2019   20:55 344 3 2
Biasakan yang Betul, Menemukan atau Menemui?
https://pxhere.com

Saya sendiri pernah kebingungan saat harus menentukan kata mana yang harus saya gunakan: apakah 'menemui' atau 'menemukan'.

Menurut situs vadanbahasa.kemdikbud.go.id, kedua kata kerja ini diturunkan dari kata dasar 'temu' dan sama-sama mendapat awalan 'meng-', tetapi dengan akhiran berbeda. Akibatnya, terjadilah perbedaan bentuk, makna, dan pemakaiannya.

1. Menemukan

Kata 'menemukan' berarti:

  • mendapatkan sesuatu yang belum pernah ada: Thomas Alfa Edison adalah orang pertama yang menemukan bola lampu.
  • mendapatkan sesuatu yang memang sudah ada sebelumnya: Colombus menemukan Benua Amerika.
  • mendapatkan: Baru malam harinya ia ¬†menemukan cara itu.

2. Menemui

Kata menemui memiliki banyak arti, antara lain,

  • menjumpai atau mengunjungi: Ketika sampai, saya akan segera menemui (=menjumpai) ketua yayasan; Besok kami akan menemui (=mengunjungi) nenek.
  • memenuhi (panggilan): Artis itu saya tidak datang menemui polisi.
  • memenuhi kesepakatan: Kami datang kemari untuk menemui janji pimpinan Anda.
  • mendapat; mendapati: Mereka menemui kendala dalam menyelesaikan proyek jembatan itu; Perundingan itu menemui jalan buntu.

Jadi, mulai awal tahun baru 2019, jangan keliru lagi mencampur-adukkan 'menemukan' dan 'menemui. Anda baru saja menemukan artikel yang (semoga) dapat dijadikan rujukan. O ya, saya bukan guru bahasa. Saya ini hanya remah-remah di dasar kaleng Kompasiana yang berusaha berbuat baik sebelum menemui ajal ^_^.