Mohon tunggu...
Riduannor
Riduannor Mohon Tunggu... Guru, Penulis - Penulis

Guru yang menyenangi dunia menulis, menggambar, dan Digital.

Selanjutnya

Tutup

Pendidikan Artikel Utama

Guru-guru Perantau

9 Agustus 2022   22:48 Diperbarui: 10 Agustus 2022   21:36 395 30 3
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Lihat foto
Ilustrasi guru perantau (Sumber: Kompas.id/Didie SW)

Pagi-pagi, Pak Achmad Mustofa seorang guru yang bertugas di daerah Kecamatan Segah bersiap untuk berangkat ke Kota kabupaten mengikuti Bimtek guru berkenaan Implementasi Kurikulum Merdeka (IKM).

Medan perjalanan menuju ke kota kabupaten bukanlah hal yang mudah. Dari lokasi sekolah, di desa tepian buah sampai ke kota bisa ditempuh dengan perjalanan sekitar 13 jam dengan jarak 471,3 Km. 

Sebuah perjalanan yang sangat melelahkan. Desa tepian buah Kecamatan segah berada di pelosok kabupaten. Bisa dikatakan tempat Pak Achmad Mustofa bertugas adalah daerah terpencil. 

Jalan darat melalui jalur logging yang merupakan jalan yang dibuat oleh perusahaan kayu. Banyak jalur-jalur logging yang dulunya ketika perusahaan kayu masih jaya. Jalan tersebut dipergunakan untuk mengangkut kayu gelondongan untuk diproduksi dan dikirim ke ibukota kabupaten.

Kampung tepian buah Kecamatan segah, menjelang pagi (Dokumen pribadi)
Kampung tepian buah Kecamatan segah, menjelang pagi (Dokumen pribadi)

Seiring berjalannya waktu, sekarang banyak perusahaan kayu yang tutup. Kemudian, bermunculan perusahaan tambang batu bara, kemudian berlanjut dengan dibukanya lahan-lahan kelapa sawit. 

Hampir di setiap desa, kampung, dan daerah transmigrasi, sekitar tahun 1990-an, banyak guru-guru yang dikirim dan ditugaskan pada daerah tersebut. Dulu dikenal dengan istilah guru Khusus Daerah Terpencil (Kudacil), dan guru daerah transmigrasi.

***

Ilustrasi jalan menuju ke sekolah | Dokumen pribadi
Ilustrasi jalan menuju ke sekolah | Dokumen pribadi

Desa tepian buah, untuk mencapai ke sana selain melalui jalur darat yang tanahnya bila musim hujan sangat becek dan susah dilewati kendaraan, juga melalui jalur sungai. 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 5
Mohon tunggu...

Lihat Konten Pendidikan Selengkapnya
Lihat Pendidikan Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan